Komisi IV DPR RI Soroti Penguatan Sistem Karantina, Waspadai Ancaman Virus dari Komoditas Impor
MEDAN – NOTOPROJO.ID
Komisi IV DPR RI menegaskan pentingnya penguatan sistem karantina nasional sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan hayati Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat Kunjungan Kerja Reses ke Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (BBKHIT), Kamis (23/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV menyoroti peran strategis Badan Karantina Indonesia sebagai benteng pertama untuk mencegah masuk dan menyebarnya hama, penyakit, maupun virus dari luar negeri yang berpotensi mengancam sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan nasional.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, , menegaskan bahwa penguatan Badan Karantina Indonesia harus menjadi prioritas, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendukung agar pengawasan lalu lintas komoditas dari luar negeri dapat berjalan lebih maksimal.
“Jangan sampai kiriman-kiriman dari luar yang kemudian bisa menyebar virus masuk ke Indonesia, yang dalam jangka panjang bisa mematikan potensi ikan, hewan, dan tumbuhan kita,” tegas Ahmad Yohan.
Menurutnya, pengawasan yang ketat terhadap komoditas impor merupakan langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan, melindungi sumber daya hayati, sekaligus mengantisipasi kerugian ekonomi akibat masuknya organisme pengganggu dan penyakit berbahaya.
Komisi IV DPR RI berharap dukungan terhadap Badan Karantina Indonesia terus diperkuat, baik dari sisi anggaran, fasilitas, maupun sumber daya manusia. Dengan demikian, sistem karantina nasional mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal dan menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan hayati serta keberlanjutan sumber daya alam Indonesia.
Penulis : Heroe














