Chandra Pilih Fokus Bangun Infrastruktur, Santai Tanggapi Tudingan Sudewo
PATI – NOTOPROJO.ID
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memilih merespons santai pernyataan Bupati Pati nonaktif Sudewo yang menuding dirinya kerap menyebarkan fitnah. Alih-alih menanggapi polemik tersebut, Chandra menegaskan dirinya lebih memilih fokus bekerja untuk kepentingan masyarakat, khususnya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Pati.
Hal itu disampaikan Chandra usai menghadiri kegiatan penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang didampingi Jaksa Pengacara Negara dari Kejaksaan Negeri Pati di Ruang Pargola Setda Pati, Selasa (7/7/2026).
“Awak e dewe kerjo wae sing apik, bangun dalan, bangun Kabupaten Pati ben rakyat makmur, mulya,” ujar Chandra.
Menurut Chandra, pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat menjadi prioritas utama. Ia menilai pelayanan kepada warga dan percepatan pembangunan lebih penting dibandingkan menanggapi polemik politik.
Sebelumnya, dalam sebuah video yang beredar, Sudewo menyampaikan bahwa dirinya merasa kerap difitnah oleh Chandra sejak menjabat sebagai Plt. Bupati Pati. Ia mengklaim Chandra menyampaikan kepada berbagai pihak, termasuk mantan Presiden Joko Widodo, bahwa selama menjabat sebagai wakil bupati dirinya tidak pernah diberi peran.
“Yang ingin saya katakan untuk Kabupaten Pati demikian, ini kan Plt Bupati, Wakil Bupati itu selalu fitnah saya. Bahkan kepada Pak Jokowi, mantan Presiden, dia mengatakan bahwa dia itu tidak saya beri peran, selalu saya tinggalkan,” kata Sudewo.
Sudewo membantah tudingan tersebut. Menurutnya, Chandra telah diberi kesempatan menjalankan tugas, namun justru tidak memanfaatkannya secara maksimal. Ia bahkan menilai Chandra lebih berfokus menjatuhkan dirinya daripada menjalankan pemerintahan.
Selain itu, Sudewo juga mengungkapkan bahwa pemilihan Chandra sebagai calon wakil bupati merupakan keputusannya sendiri menjelang pendaftaran ke KPU. Ia menyebut Chandra tidak mengeluarkan biaya politik maupun memberikan dukungan massa dalam proses pencalonan tersebut.
Pernyataan kedua pihak itu menambah dinamika politik di Kabupaten Pati. Meski demikian, Chandra menegaskan dirinya tetap akan memusatkan perhatian pada penyelesaian program-program pembangunan dan pelayanan publik yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Editor : Agus Suprianto














