Wayang Wong “Ampak-Ampak Ngalengko” Meriahkan Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati
PATI – NOTOPROJO.ID
Pagelaran seni budaya Wayang Wong bertajuk “Ampak-Ampak Ngalengko” akan menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pertunjukan dijadwalkan berlangsung Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB hingga selesai, di Pendopo Kabupaten Pati.
Pagelaran tersebut menghadirkan perpaduan seni peran, tari, karawitan, serta berbagai unsur tradisi Jawa. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya daerah.
Nguri-uri Budaya Jawa
Seniman Pati, Ki Eko Sabdo, menyampaikan bahwa pementasan wayang dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pati merupakan bagian dari tradisi yang telah dilakukan masyarakat sejak dahulu.
Menurutnya, masyarakat Pati memiliki kewajiban moral untuk turut menjaga dan melestarikan budaya Jawa. Salah satunya melalui penyelenggaraan pentas wayang wong maupun wayang kulit setiap momentum Hari Jadi Kabupaten Pati.
“Sudah menjadi kewajiban masyarakat Pati dalam rangka Hari Jadi Pati untuk menggelar pentas wayang orang maupun wayang kulit. Tradisi ini sudah dilaksanakan sejak dahulu sebagai bentuk nguri-uri budaya Jawa,” ujar Ki Eko Sabdo.
Ia menilai keberadaan pertunjukan wayang bukan sekadar tontonan atau hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah, seniman, komunitas budaya, maupun masyarakat memiliki peran yang sama dalam menjaga agar kesenian tradisional tetap hidup dan tidak tergerus perkembangan zaman.
Libatkan Sejumlah Tokoh
Pagelaran Ampak-Ampak Ngalengko juga melibatkan sejumlah tokoh sebagai pemeran kehormatan, di antaranya Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Hj. Endah Sri Wahyunigati, S.K.M., Alfaniingsih Firman Wigati, S.Psi., M.Si., dan Teguh Bandang Waluyo.
Sementara Ki Wibowo Asmoro dipercaya sebagai dalang dan Eko Bagiyo sebagai penata peran.
Pagelaran tersebut turut didukung Lintas Seniman Kabupaten Pati, meliputi dalang, karawitan, pranotocoro/MC, dan Cucuk Lampah.
Melalui pertunjukan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak menikmati hiburan tradisional, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam nguri-uri budaya Jawa sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.
Masyarakat Pati dan sekitarnya dipersilakan hadir dan menyaksikan langsung Pagelaran Wayang Wong “Ampak-Ampak Ngalengko” di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026) mulai pukul 19.30 WIB.
Penulis : Heroe














