The Rotary Foundation melalui Rotary Club satelite of kudus Pati Gandeng RS Mitra Bangsa Gelar Pelatihan Dasar Skrining Mata Anak, 200 Kacamata Gratis Disiapkan untuk Pelajar
PATI – NOTOPROJO.ID
Komitmen meningkatkan kualitas kesehatan mata masyarakat terus diwujudkan melalui penyelenggaraan Basic Eye Screening Training (Pelatihan Dasar Skrining Mata) yang digelar Rotary Club satelite of kudus Pati bekerja sama dengan RS Mitra Bangsa Pati. Kegiatan yang merupakan bagian dari project Rotary Global Grant tersebut berlangsung di Aula Imam Suroso RS Mitra Bangsa Pati, Sabtu (1/8/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh guru guru sekolah dasar wilayah kecamatan pati, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat kemampuan pemeriksaan dasar skrining mata anak sejak dini guna mencegah gangguan penglihatan yang dapat berdampak pada kualitas hidup dan kualitas belajar pada anak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Rotary Club satelite of kudus Pati Dra. Hj. Suhartini, yang juga anggota DPRD Kabupaten Pati Komisi D Sekaligus pemilik RS Mitra Bangsa, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, narasumber dr. Heru Sp.M, jajaran Rotary Club, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Dra. Hj. Suhartini menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya Rotary Club Of Semarang Kunthi, Rotary Club Of Kudus, Rotary Club satelite of kudus Pati, RS Mitra Bangsa, serta para narasumber.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Pelatihan ini merupakan rangkaian program pelayanan kesehatan mata yang nantinya dilanjutkan dengan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata Gratis kepada Anak sekolah dasar yang membutuhkan,” ujar Suhartini.
Ia menjelaskan, Rotary Club di Kabupaten Pati saat ini memiliki 16 anggota aktif yang terus berkomitmen menjalankan berbagai kegiatan pelayanan kemanusiaan.
“Rotary bukan organisasi Politik, bukan organisasi Agama, dan juga bukan organisasi yang berorientasi pada keuntungan, tetapi organisasi kemanusiaan. Kami percaya bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian akan menghasilkan manfaat yang besar bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, mata merupakan jendela dunia sehingga kesehatan mata harus menjadi perhatian bersama.
“Melalui mata kita dapat melihat dunia dengan jelas. Namun masih banyak Anak yang mengalami gangguan penglihatan. Karena itu pelatihan dasar skrining mata ini sangat penting agar gangguan mata dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” tambahnya.
Sementara itu, President Rotary Club Of Kudus, Paulus Rawuh mengaku bangga dapat mengalokasikan program Global Grant di wilayah Pati yang berfokus pada peningkatan kesehatan mata Anak.
“Kami bersyukur dapat menghadirkan proyek Global Grant di Kabupaten Pati. Rotary memiliki tujuh area fokus pelayanan, salah satunya adalah pencegahan dan penanganan penyakit yang hari ini diwujudkan melalui program kesehatan mata,” ungkap Paulus.
Ia menjelaskan bahwa Rotary merupakan organisasi kemanusiaan internasional yang telah berdiri selama 121 tahun dan memiliki anggota di lebih dari 200 negara.
Adapun tujuh fokus utama Rotary meliputi:
Perdamaian dan pencegahan konflik.
Pencegahan dan penanganan penyakit.
Air bersih, sanitasi, dan kebersihan.
Kesehatan ibu dan anak.
Pendidikan dasar dan literasi.
Pelestarian lingkungan.
Pengembangan ekonomi masyarakat dan UMKM.
“Kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Pati dan menjadi awal peningkatan pelayanan kesehatan mata di daerah,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Ketua Pelaksana Pyon Sandi Yuniarto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan pelatihan.
Ia mengungkapkan bahwa program ini akan berlanjut dengan pembagian 200 kacamata gratis bagi pelajar yang mengalami gangguan penglihatan, baik minus maupun silinder.
“Insyaallah setelah pelatihan ini akan dilaksanakan pemeriksaan mata lanjutan pada 19 Agustus 2026, sekaligus penyaluran sekitar 200 kacamata gratis bagi anak-anak sekolah yang membutuhkan,” jelasnya.
Selain itu, Rotary Club Of Semarang kunthi juga menyediakan satu unit mobil layanan diagnostik mata yang telah dilengkapi berbagai peralatan pemeriksaan modern. Kehadiran mobil tersebut diharapkan mampu memberikan layanan masyarakat yang efektif dan efisien.
Melalui sinergi antara Rotary Foundation, RS Mitra Bangsa, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan mata sejak dini, sekaligus menekan angka gangguan penglihatan yang sebenarnya dapat dicegah melalui deteksi dan penanganan yang tepat.
Penulis : HAW













