Target PAD Tinggal Selangkah, Sewa Stadion Joyokusumo Pati Sisakan Kekurangan Rp17 Juta
PATI – NOTOPROJO.ID
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor penyewaan Stadion Joyokusumo Pati menunjukkan tren positif. Hingga 23 Juli 2026, realisasi pendapatan telah mencapai Rp70.667.500 atau 80,12 persen dari target tahunan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sebesar Rp88.200.000.
Artinya, target PAD dari penyewaan stadion hanya menyisakan sekitar Rp17 juta lagi untuk dapat tercapai.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Rekso Suhartono, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif di tengah tingginya minat masyarakat dan penyelenggara acara memanfaatkan fasilitas Stadion Joyokusumo.
“Dari target Rp88.200.000, laporan sampai dengan 23 Juli 2026 sudah mencapai Rp70.667.500. Kekurangannya masih sekitar Rp17 juta sekian,” ujar Rekso.
Ia menjelaskan, pendapatan tersebut berasal dari berbagai kegiatan yang digelar di dalam maupun di area luar stadion. Sejumlah event organizer (EO) menjadi penyewa terbesar, terutama untuk penyelenggaraan konser musik di halaman stadion. Sementara lapangan utama lebih banyak dimanfaatkan untuk latihan sepak bola oleh klub maupun instansi.
“Kalau di Stadion Joyokusumo, yang paling banyak menyewa adalah para EO untuk kegiatan musik di halaman stadion. Sedangkan di dalam stadion biasanya digunakan latihan sepak bola, baik klub maupun dari kalangan perbankan,” jelasnya.
Rekso optimistis target PAD akan tercapai bahkan berpotensi melampaui target. Pasalnya, sepanjang Agustus hingga beberapa bulan ke depan telah banyak agenda yang dipastikan digelar di Stadion Joyokusumo.
Di antaranya konser musik yang digelar event organizer, penampilan grup musik SID, kegiatan komunitas motor antik, hingga agenda literasi buku yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Kabupaten Pati.
“Bulan Agustus sudah banyak yang melakukan pemesanan. Ada konser musik dari teman-teman EO, kemudian kegiatan komunitas motor antik, dan juga literasi buku dari Arpusda Pati,” ungkapnya.
Untuk tarif penyewaan, Dinporapar menerapkan biaya sesuai waktu penggunaan. Penyewaan lapangan pada pagi hingga siang hari dikenakan tarif Rp350.000, sore hari Rp500.000, dan malam hari Rp1.000.000 untuk durasi penggunaan selama dua jam.
Sementara itu, penyewaan halaman Stadion Joyokusumo dipatok sebesar Rp1.500.000 per hari untuk kegiatan komersial dan Rp600.000 per hari untuk kegiatan nonkomersial.
Dengan tingginya minat penyelenggara kegiatan serta padatnya agenda pada semester kedua tahun ini, Stadion Joyokusumo tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi salah satu aset daerah yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Pati.














