Anggaran Infrastruktur Jalan di Pati Capai Rp210 Miliar, Sebanyak 183 Titik Pekerjaan Disiapkan Tahun 2026
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga mulai mempersiapkan program perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan pada Tahun Anggaran 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp210 miliar untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur di berbagai wilayah Kabupaten Pati.
Program tersebut diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak yang selama ini mengganggu aktivitas warga maupun distribusi perekonomian daerah.
Kepala DPUTR Kabupaten Pati Riyoso melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hasto Utomo, membenarkan besarnya alokasi anggaran tersebut. Menurutnya, dana ratusan miliar rupiah itu akan difokuskan untuk pekerjaan pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan di sejumlah titik prioritas.
“Benar, anggaran kurang lebih sekitar Rp210 miliar untuk infrastruktur jalan dan jembatan,” ujar Hasto saat dihubungi redaksi NOTOPROJO.ID, Kamis (14/5/2026).
Hasto menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Kepala DPUTR Pati dan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra terkait persiapan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur tahun 2026. Koordinasi tersebut dilakukan agar pelaksanaan proyek dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target yang telah direncanakan.
Sebelumnya, publik juga sempat dihebohkan dengan beredarnya video mantan Bupati Pati Sudewo yang menyampaikan bahwa anggaran perbaikan jalan tahun 2026 sebesar Rp210 miliar memang diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan beton dan aspal hotmix.
Dari total anggaran tersebut, DPUTR Pati merencanakan sebanyak 193 titik pekerjaan yang tersebar di berbagai wilayah. Rinciannya, sekitar 93 titik merupakan pekerjaan dengan nilai di atas Rp1 miliar, sedangkan sekitar 90 titik lainnya merupakan pekerjaan skala kecil dengan nilai anggaran di bawah Rp200 juta.
“Pekerjaan di atas Rp1 miliar sekitar 93 titik, sedangkan pekerjaan dengan anggaran sekitar Rp200 juta ada kurang lebih 90 titik,” tambah Hasto.
Ia menambahkan, untuk tahap awal pelaksanaan pekerjaan direncanakan dimulai pada akhir Mei hingga awal Juni 2026. Saat ini proses persiapan masih memasuki tahapan mini kompetisi tahap pertama untuk 14 koridor ruas jalan prioritas.
“Rencana pekerjaan dimulai antara akhir Mei sampai awal Juni 2026. Saat ini masih proses mini kompetisi tahap pertama,” pungkasnya.
Besarnya anggaran yang digelontorkan Pemkab Pati tersebut diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pati.
Penulis : Heroe













