Polresta Pati Kenalkan AI kepada 340 Siswa SMKN 2, Dorong Teknologi untuk Belajar dan Berkarya
PATI — NOTOPROJO.ID
Sebanyak 340 siswa SMKN 2 Pati mengikuti pelatihan pemahaman Artificial Intelligence (AI) yang digelar Bagian SDM Polresta Pati, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut sekaligus mengenalkan platform pembelajaran Senopati Academy Institute kepada para pelajar.
Pelatihan berlangsung di ruang kelas SMKN 2 Pati mulai pukul 08.00 WIB. Para siswa mengikuti pembelajaran yang dipandu trainer AI Polresta Pati bersama koordinator kegiatan.
Kapolresta Pati melalui Kabag SDM Polresta Pati Kompol Joko Waluyono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan teknologi AI kepada pelajar.
Menurut Joko, perkembangan teknologi yang semakin pesat perlu diikuti dengan pemahaman yang memadai agar AI dapat dimanfaatkan secara positif dan bertanggung jawab.
“AI saat ini berkembang sangat cepat dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, para pelajar perlu mendapatkan pemahaman sejak dini agar teknologi ini bisa digunakan untuk hal-hal yang positif dan produktif,” kata Joko.
Dalam pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai pengenalan dan pemahaman dasar AI. Mereka juga diperkenalkan dengan platform Senopati Academy, mulai dari pembuatan akun, verifikasi kode OTP, pengisian biodata hingga mengakses dashboard pembelajaran.
Joko mengatakan, pemanfaatan AI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga menyangkut aspek etika dan tanggung jawab.
“Yang kami tekankan bukan hanya bagaimana menggunakan AI, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab. Teknologi harus menjadi alat untuk membantu proses belajar, bukan menggantikan kemauan siswa untuk berpikir dan belajar,” ujarnya.
Para peserta kemudian mengikuti sejumlah fitur pembelajaran, antara lain Cerita Jeda dan Live Session Paham AI bersama trainer. Mereka juga mengakses sejumlah materi dalam modul pembelajaran, yakni Modul 01, Modul 02, Modul 11, dan Modul 22.
Setiap modul dilengkapi dengan pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Siswa juga diperkenalkan dengan penggunaan kode akses enam digit untuk bergabung dalam sesi pembelajaran serta materi melalui Slide Room.
“Melalui pretest dan posttest, siswa bisa mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang diberikan. Kami berharap pembelajaran ini tidak berhenti di ruang kelas, tetapi bisa diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari,” kata Joko.
Sebanyak 340 siswa yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah menyelesaikan program Paham Artificial Intelligence melalui platform Senopati Academy.
Joko berharap pemahaman mengenai AI dapat mendorong para pelajar menjadi pengguna teknologi yang lebih kritis sekaligus mampu memanfaatkannya untuk mendukung proses belajar dan pengembangan kreativitas.
“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami manfaat, risiko, dan tanggung jawab dalam menggunakan AI. Harapannya, mereka dapat memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi,” pungkasnya.
(Red/Humas Polresta Pati)














