Pemkab Pati Genjot Perbaikan Infrastruktur, Belasan Ruas Jalan Mulai Dikerjakan pada Juli 2026
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan konektivitas serta memberikan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat guna memperlancar aktivitas .
Kepala Bidang Bina Marga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Riyoso Kepala Bidang Bina Marga Hasto Utomo, mengatakan hingga awal Juli 2026 ini sedikitnya 14 ruas jalan telah memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan.
Untuk tahap 1 ini sudah berkontrak 14 paket dan yg sudah dikerjakan diantaranya:
- Jl munadi (depan terminal pati)+ tembus smp 6
- Jalan kawedanan (depan rsud kayen)+ sumbersari sering
- Boloagung trimulyo+wisata talun
- Guyangan runting
- Prawoto bts kudus
- Jetak margorejo+ jenggolo pegandan
- Gembong plukaran
- Karangrejo kuniran+bulumulyo sukoagung
- Winong jakenan+tluwah sembaturagung
- Jaken jakenan+jakenan plosojenar+jaken bts blora
- Tayu dukuhseti+tayu pundenrejo+pundenrejo kalikalong
- Tlogowungu bapoh+tlogowungu sitiluhur
Selain proyek yang tengah berjalan, DPUTR juga mencatat sejumlah pekerjaan telah Selesai, di antaranya ruas Kawedanan–Kota Kayen di depan RSUD Kayen, ruas Sumbersari–Sering, serta Jalan Munadi di depan Terminal Pati hingga tembus SMP Negeri 6 Pati.
“Untuk Jalan Munadi progresnya sudah mencapai 99 persen. Saat ini tinggal tahap pembuatan marka jalan,Rencana minggu depan akan ada kontrak lagi 10 paket pekerjaan” papar Hasto kepada redaksi Notoprojo melalui WhatsApp Rabu (08/07/26)
Ia menjelaskan, mayoritas pekerjaan menggunakan perkerasan aspal hotmix AC-BC dengan ketebalan enam sentimeter. Sementara pada beberapa titik digunakan konstruksi beton setebal 20 sentimeter untuk menyesuaikan kebutuhan dan kondisi jalan.
“Aspal hotmix AC-BC tebal 6 sentimeter, sedangkan beberapa ruas menggunakan beton setebal 20 sentimeter, seperti di Karangrejo–Kuniran dan Tayu–Dukuhseti,” jelasnya.
Hasto berharap pembangunan infrastruktur tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kelancaran mobilitas, keselamatan pengguna jalan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Pati.
“Harapannya, perbaikan infrastruktur jalan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga akses mobilitas semakin lancar, aman, dan nyaman,” tambahnya.
Sebagai informasi, pada tahun anggaran 2026 Pemkab Pati mengalokasikan dana sekitar Rp210 miliar untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan. Anggaran tersebut digunakan untuk menangani sekitar 185 titik pekerjaan yang mencakup ruas jalan, jembatan, dan talud di berbagai wilayah Kabupaten Pati.
Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur jalan dapat terus berlanjut hingga menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Pati. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan konektivitas antarwilayah meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Penulis : HAW














