Jalan Rusak Puluhan Tahun di Tompegunung Segera Diperbaiki, Pemkab Pati Siapkan Rp3 Miliar
PATI – NOTOPROJO.ID
Kabar baik bagi warga Desa Tompegunung, Kecamatan Sukolilo. Pemerintah Kabupaten Pati memastikan perbaikan ruas jalan rusak di Dukuh Gelur akan dianggarkan melalui APBD Perubahan Tahun 2026 dengan nilai sekitar Rp3 miliar.
Kepastian tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat meninjau langsung kondisi jalan penghubung Desa Tompegunung, Kecamatan Sukolilo, dengan Desa Durensawit, Kecamatan Kayen, Sabtu (20/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Chandra didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati beserta jajaran terkait untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Ini sudah kita survei dan kita cek. Nanti di anggaran perubahan kita anggarkan Rp3 miliar. Mungkin sekitar satu kilometer. Pelaksanaannya sekitar bulan September atau Oktober,” ujar Chandra
saat berdialog dengan warga.
Ia menjelaskan, perbaikan jalan tersebut belum masuk dalam APBD murni Tahun 2026. Namun, setelah menerima berbagai aspirasi masyarakat, pemerintah daerah berupaya memasukkan proyek tersebut ke dalam APBD Perubahan agar dapat segera direalisasikan.
“Setelah mendengar keluhan masyarakat, kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah penanganannya,” tambahnya.
Kehadiran Plt Bupati disambut antusias warga yang selama bertahun-tahun mengandalkan ruas jalan tersebut sebagai akses utama untuk berbagai aktivitas. Jalan itu menjadi jalur penting menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pasar, hingga sarana transportasi hasil pertanian.
Perangkat Desa Tompegunung, Sumarlan, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan yang telah lama rusak.
“Semoga segera dibangun. Jalan rusak di sini sudah puluhan tahun. Jalan ini dilewati warga untuk ke sekolah, rumah sakit, pasar, dan berbagai aktivitas lainnya. Harapan kami bisa cepat dibangun dan diteruskan sampai selesai,” ungkapnya.
Dengan rencana penganggaran melalui APBD Perubahan 2026, masyarakat berharap perbaikan jalan tersebut dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi warga di wilayah Tompegunung dan sekitarnya.
Reporter : Wawan














