Lewat GEMAR dan GAMAS, Plt Bupati Pati Dorong Ayah Lebih Aktif Dampingi Pendidikan Anak
PATI – NOTOPROJO.ID
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengajak para ayah di Kabupaten Pati untuk lebih aktif terlibat dalam pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Ajakan tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri kegiatan pengambilan rapor putranya di SMP Negeri 3 Pati, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Chandra hadir bersama sang istri untuk mengambil rapor putranya, Rafael Sean Adinata. Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati.
Menurut Chandra, keterlibatan ayah dalam proses pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan prestasi belajar, serta membentuk karakter yang kuat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pati terus menggaungkan Gerakan Ayah Hadir untuk Anak sebagai upaya memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi generasi muda.
“Arti hadir di sini adalah ayah peduli terhadap pendidikan anak sehingga anak dapat meraih prestasi di masa depan. Mari sukseskan GEMAR dan GAMAS,” ujar Chandra.
Ia menjelaskan, GEMAR merupakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah yang mengajak para ayah meluangkan waktu untuk hadir secara langsung saat pengambilan rapor sebagai bentuk perhatian, dukungan, dan motivasi bagi putra-putrinya.
Sementara itu, GAMAS atau Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah bertujuan mendorong para ayah mendampingi anak saat memulai tahun ajaran baru. Kehadiran ayah di momen tersebut dinilai mampu memberikan semangat, rasa aman, serta memperkuat ikatan emosional dalam keluarga.
Chandra menegaskan, peran ayah memiliki dampak besar terhadap perkembangan anak. Kehadiran ayah tidak hanya mampu meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga memperkuat karakter, kedisiplinan, rasa percaya diri, serta membangun hubungan keluarga yang lebih harmonis.
Usai berdialog dengan wali kelas putranya, Chandra mengungkapkan bahwa momen pengambilan rapor merupakan kesempatan berharga bagi orang tua untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan akademik maupun karakter anak.
“Hari ini saya baru saja berdialog dengan wali kelas. Komunikasi tatap muka seperti ini sangat penting agar orang tua memahami cara yang tepat dalam mendampingi anak belajar di rumah,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran orang tua di sekolah tidak boleh dipandang sekadar sebagai formalitas administrasi. Lebih dari itu, kehadiran tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kondisi mental dan psikologis anak sekaligus sarana mempererat komunikasi antara sekolah dan keluarga.
Lebih lanjut, Chandra menekankan pentingnya penyelesaian persoalan anak secara cepat dan personal apabila ditemukan kendala selama proses pendidikan. Menurutnya, keterbukaan komunikasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam menemukan solusi terbaik bagi perkembangan anak.
“Sedini mungkin kita mengetahui masalah anak, sedini mungkin pula kita bisa mencari solusi bersama. Karena itu, saya mengimbau para kepala keluarga untuk mengusahakan hadir langsung dalam setiap momen pengambilan rapor. Mari kita pererat komunikasi ini demi masa depan putra-putri kita,” pungkasnya.
Reporter : Ar














