Sinergi Pemkab dan Brimob: Pati Jadi Markas Strategis Penguatan Keamanan
PATI — NOTOPROJO
Kabupaten Pati segera menjadi lokasi markas strategis penguatan keamanan di Jawa Tengah. Markas Batalyon B Brimob Polda Jawa Tengah direncanakan berkedudukan di wilayah ini sebagai bagian dari upaya peningkatan stabilitas dan kesiapsiagaan keamanan.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Noor Hudaya, usai melakukan pertemuan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (7/4/2026).
Noor Hudaya menjelaskan, pembentukan Batalyon B Brimob di Pati merupakan keputusan pimpinan Polri yang telah ditetapkan melalui surat keputusan resmi.
“Pimpinan sudah memutuskan dan telah diterbitkan surat keputusannya. Nantinya akan dibentuk Batalyon B yang berkedudukan di Pati, dengan kompi-kompi yang tersebar di wilayah Grobogan, Jepara, dan Blora,” ujar Noor Hudaya.
Menurutnya, pemilihan Kabupaten Pati sebagai lokasi markas dinilai strategis karena mampu menjangkau berbagai wilayah penyangga di sekitarnya, sehingga mempermudah mobilisasi personel dalam situasi darurat maupun pengamanan rutin.
“Pengembangan kekuatan Brimob ini merupakan langkah nyata untuk mendukung pengamanan wilayah, sekaligus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat Pati dan sekitarnya secara lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai kehadiran markas Brimob akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban masyarakat.
“Kami menyambut baik rencana ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pati,” ujar Chandra.
Dengan kehadiran Batalyon B Brimob di Pati, diharapkan sistem pengamanan wilayah di kawasan pantura timur Jawa Tengah semakin solid dan responsif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. (Red)














