• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Jawa Tengah Terkini

Genjot Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Hibahkan 1.507 Alsintan Senilai Rp71 Miliar

Redaksi by Redaksi
November 3, 2026
in Jawa Tengah Terkini
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Genjot Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Hibahkan 1.507 Alsintan Senilai Rp71 Miliar

SEMARANG – NOTOPROJO.ID 

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penguatan mekanisasi. Selain meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, langkah tersebut diharapkan mampu menarik minat generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk terjun ke dunia pertanian.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran hibah sebanyak 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) modern kepada kelompok tani yang tersebar di 32 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Untuk program tersebut, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran sekitar Rp71 miliar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah, De Fransisco Dasilva Tavares, mengatakan, penggunaan alsintan modern dapat meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus menekan potensi kehilangan hasil pertanian.

Menurut dia, mekanisasi mampu menurunkan tingkat kehilangan hasil pertanian dari sekitar 10 persen menjadi hanya dua persen.

Berdasarkan data Distanak Jateng, jumlah petani muda di Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 625.000 orang atau 14,25 persen dari total 4,2 juta petani.

“Modernisasi dan mekanisasi akan menjadi kunci utama untuk menarik minat para milenial dan Gen Z untuk mau kembali dan berkarya di sektor pertanian. Jadi, ini kita ingin membuktikan bahwa bertani di era modern itu keren, cerdas, dan menjanjikan secara ekonomi,” ungkap De Fransisco dalam kegiatan penyerahan hibah alsintan yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa (3/11/2026).

Selain menyalurkan bantuan peralatan pertanian, Distanak Jateng juga mengoptimalkan peran Balai Mekanisasi dan Modernisasi Pertanian. Lembaga tersebut bertugas melakukan standardisasi, pengujian, pengawasan, rekayasa, serta pengembangan teknologi mekanisasi pertanian.

Fasilitas pendukung tersebut tersebar di lima lokasi, di antaranya Solo, Pati, Petarukan, dan Banyumas.

De Fransisco menambahkan, pemanfaatan teknologi pertanian di kalangan kelompok tani terus mengalami peningkatan. Pemerintah juga memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang belum memiliki keterampilan mengoperasikan alsintan, mulai dari penggunaan hingga perawatan peralatan.

“Sejauh ini (mekanisasi) meningkat eksponensial, karena banyak dari kelompok tani yang menguasai penggunaan alat. Ketika belum ada yang menguasai penggunaan alat, maka diberikan sekaligus pendampingan dari operasional hingga pemeliharaan,” imbuhnya.

Program modernisasi pertanian tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Semarang. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menilai penggunaan alsintan mampu mempercepat pekerjaan petani sekaligus meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha pertanian.

Menurut dia, bantuan peralatan modern memberikan dampak nyata terhadap waktu pengerjaan lahan.

“Kami terima kasih, ini dalam rangka mendukung pertanian di Kabupaten Semarang, agar lebih efektif, efisien, dan petani meningkat penghasilannya. Misal, untuk olahan tanah biasanya empat hari, dengan ini dua hari selesai,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, mekanisasi pertanian merupakan salah satu strategi untuk memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai penopang ketahanan pangan nasional.

Melalui penyaluran ribuan alsintan tersebut, pemerintah provinsi berupaya mempertahankan kontribusi Jawa Tengah sebagai salah satu daerah penyumbang utama produksi pangan nasional, yakni sekitar 16,5 persen.

“Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggalakkan terkait dengan lumbung pangan nasional. Tahun 2025 kemarin sebanyak 11,5 juta ton gabah kering panen, kita dapatkan. Hari ini sudah ada sebanyak 8,5 juta ton, artinya masih ada empat bulan nanti,” pungkasnya.

Pemprov Jateng berharap mekanisasi pertanian tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mengubah wajah sektor pertanian menjadi lebih modern, produktif, dan menarik bagi generasi muda. Dengan demikian, keberlanjutan regenerasi petani sekaligus ketahanan pangan daerah dapat terus terjaga.

SEMARANG – NOTOPROJO.ID

Previous Post

Jateng Kucurkan Rp65,5 Miliar untuk Perbaikan Irigasi di 25 Kabupaten, Sasar 409 Titik

Next Post

Investor Vietnam dan China Siap Tanam Modal Rp9,7 Triliun di Jateng, Industri Garmen Jadi Sasaran Utama

Redaksi

Redaksi

Next Post

Investor Vietnam dan China Siap Tanam Modal Rp9,7 Triliun di Jateng, Industri Garmen Jadi Sasaran Utama

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Viral Ribuan Karyawan HWI Jepara Membuat Vidio Discovery Lampu

April 30, 2022

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Rembang Tembus 63 Persen, Dinkes Bidik Target 70 Persen

November 3, 2026

Warga Sambut Positif Pembangunan Embung Kaliombo, Diharapkan Atasi Krisis Air Saat Kemarau

November 3, 2026

Investor Vietnam dan China Siap Tanam Modal Rp9,7 Triliun di Jateng, Industri Garmen Jadi Sasaran Utama

November 3, 2026

Genjot Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Hibahkan 1.507 Alsintan Senilai Rp71 Miliar

November 3, 2026

Recent News

Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Rembang Tembus 63 Persen, Dinkes Bidik Target 70 Persen

November 3, 2026

Warga Sambut Positif Pembangunan Embung Kaliombo, Diharapkan Atasi Krisis Air Saat Kemarau

November 3, 2026

Investor Vietnam dan China Siap Tanam Modal Rp9,7 Triliun di Jateng, Industri Garmen Jadi Sasaran Utama

November 3, 2026

Genjot Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Hibahkan 1.507 Alsintan Senilai Rp71 Miliar

November 3, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Derap Hukum
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • KULINER
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Rembang Tembus 63 Persen, Dinkes Bidik Target 70 Persen

November 3, 2026

Warga Sambut Positif Pembangunan Embung Kaliombo, Diharapkan Atasi Krisis Air Saat Kemarau

November 3, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika