Warga Sambut Positif Pembangunan Embung Kaliombo, Diharapkan Atasi Krisis Air Saat Kemarau
REMBANG – NOTOPROJO.ID
Pembangunan Embung Kaliombo di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Infrastruktur penampungan air tersebut diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan keterbatasan air yang kerap dialami warga, terutama saat musim kemarau.
Salah seorang warga Desa Kaliombo, Arifin, yang tinggal di Dukuh Kaliombo Wetan, mengatakan keberadaan embung sangat dibutuhkan masyarakat. Selama ini, warga kerap menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih ketika musim kemarau karena terbatasnya sumber air di wilayah tersebut.
Menurut Arifin, kondisi itu membuat masyarakat tidak mudah memenuhi kebutuhan air secara mandiri. Bahkan, sumur yang dibuat warga dengan kedalaman sekitar enam meter belum tentu mampu menghasilkan air dalam jumlah mencukupi.
Ia menilai pembangunan Embung Kaliombo merupakan langkah positif untuk meningkatkan ketersediaan air bagi masyarakat. Selain berpotensi menjadi sumber air baku, keberadaan embung juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian di sekitarnya.
Terkait adanya sejumlah gundukan tanah di sekitar lokasi pembangunan, Arifin menilai material tersebut dapat dimanfaatkan apabila diperlukan penyesuaian atau pengembangan kapasitas tampungan embung.
Lebih jauh, ia berharap Embung Kaliombo tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur penyedia air, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kawasan yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kawasan embung memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata desa apabila dikelola secara optimal. Dengan demikian, keberadaannya tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ketersediaan air, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan warga sekitar.
“Harapan saya, semoga bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi warga Kaliombo. Bukan hanya untuk kebutuhan air PDAM, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata di Desa Kaliombo, agar ada dampak ekonomi yang dirasakan warga sekitar,” ungkap Arifin.
Pembangunan Embung Kaliombo menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan air baku sekaligus mendukung kebutuhan pengairan pertanian di wilayah sekitarnya.
Masyarakat berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan dengan baik, disertai pengelolaan dan pemeliharaan yang berkelanjutan. Dengan begitu, Embung Kaliombo dapat memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat saat musim kemarau.
Reporter: Cholil














