Banyak Pejabat Tak Hadir Rapat Paripurna, Komisi A DPRD Pati Siapkan Pemanggilan
PATI – NOTOPROJO.ID
Ketidakhadiran sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pati dalam rapat paripurna DPRD Pati menjadi perhatian Komisi A. Dewan memastikan camat dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak hadir akan dipanggil untuk dimintai penjelasan.
Rapat paripurna yang berlangsung pada Senin (14/9/2026) tersebut mencatat tingkat kehadiran pejabat yang dinilai perlu menjadi perhatian.
Berdasarkan data Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Pati, hanya tujuh pejabat yang tercatat hadir secara langsung dalam rapat. Mereka terdiri atas enam kepala OPD dan satu camat.
Sementara itu, sebagian camat dan kepala OPD lainnya tidak hadir secara langsung dan hanya mengirimkan perwakilan. Bahkan, terdapat instansi yang disebut tidak hadir sekaligus tidak mengirimkan perwakilan.
Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian Komisi A DPRD Pati. Dewan berencana memanggil pejabat yang tidak hadir untuk mengetahui alasan ketidakhadiran mereka.
Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, membenarkan rencana tersebut. Kepastian pemanggilan disampaikannya melalui pesan singkat pada Jumat (18/9/2026).
“Ya, Insyaallah pekan depan,” ujar Narso.
Belum Ungkap Siapa Saja yang Dipanggil
Meski memastikan pemanggilan akan dilakukan, Narso belum merinci nama-nama pejabat yang akan dipanggil maupun mekanisme pemanggilannya.
Hal itu termasuk apakah pejabat yang tidak datang secara langsung tetapi mengirimkan perwakilan juga akan masuk dalam agenda pemanggilan Komisi A.
Ketika kembali ditanya mengenai hal tersebut, Narso meminta agar prosesnya ditunggu.
“Ditunggu mawon nggih,” katanya.
Pemanggilan ini nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai alasan ketidakhadiran para pejabat dalam rapat paripurna tersebut.
Kehadiran Pejabat Jadi Perhatian Dewan
Rapat paripurna merupakan salah satu agenda resmi DPRD yang mempertemukan unsur legislatif dan eksekutif dalam pembahasan berbagai urusan pemerintahan daerah.
Karena itu, kehadiran pejabat terkait menjadi bagian penting dalam memastikan komunikasi dan koordinasi antara DPRD dengan Pemerintah Kabupaten Pati berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam konteks tersebut, absennya sejumlah pejabat, terlebih adanya instansi yang disebut tidak hadir maupun tidak mengirimkan perwakilan, menjadi hal yang hendak diklarifikasi oleh Komisi A.
Pemanggilan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi DPRD untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pejabat yang bersangkutan.
Hingga kini, Komisi A DPRD Pati belum mengungkap daftar pejabat yang akan dipanggil. Kepastian mengenai siapa saja yang akan dimintai penjelasan akan diketahui setelah agenda pemanggilan dilaksanakan pada pekan depan.
Penulis : Heroe














