Sekolah dan Industri Diminta Bersinergi, Pati Siapkan Lulusan Siap Kerja
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati mendorong sekolah, khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK), memperkuat kerja sama dengan dunia industri. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan hal itu saat menghadiri peresmian Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda Motor (AHM) di Kampus 3 SMK Bhina Tunas Bhakti Juwana, Rabu (12/8/2026).
Menurut Chandra, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri seperti yang dilakukan SMK Bhina Tunas Bhakti Juwana bersama Astra Honda Motor perlu diperluas. Praktik tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi SMK lain di Kabupaten Pati.
“Langkah ini penting agar semakin banyak generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja dan industri,” kata Chandra.
Chandra mengatakan, pendidikan menjadi salah satu sektor yang terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pati. Terlebih, kebutuhan dunia kerja terus berkembang seiring dengan masuknya investasi dan pertumbuhan industri di daerah.
Karena itu, kata dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri.
“Industri yang masuk ke Pati harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, saya mendorong industri terus masuk ke Pati dan sekolah juga menyiapkan generasi yang benar-benar siap bekerja,” ujarnya.
Menurut Chandra, penguatan hubungan antara sekolah dan dunia industri juga dapat menjadi salah satu upaya menekan angka pengangguran terbuka. Lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan dinilai mempunyai peluang lebih besar untuk terserap ke dunia kerja.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Sekolah harus menyiapkan generasi Pati agar siap menghadapi dunia industri,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi PT Astra Honda Motor dan SMK Bhina Tunas Bhakti Juwana yang telah membangun kolaborasi dalam bidang pendidikan. Kerja sama tersebut dinilai mampu mempertemukan proses pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.
“Terima kasih kepada Astra Honda Motor yang terus bergandengan dengan dunia pendidikan. Semoga kerja sama seperti ini bisa ditiru sekolah atau SMK lainnya di Kabupaten Pati,” kata Chandra.
Melalui program kerja sama tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran di lingkungan sekolah, tetapi juga diarahkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri. Lulusan dari sekolah binaan AHM juga berpeluang mendapatkan akses menuju dunia kerja.
Chandra berharap pola kolaborasi antara sekolah dan industri dapat terus dikembangkan sehingga cita-cita menyiapkan generasi muda Pati yang kompeten dan siap bersaing dapat terwujud.
“Harapan kita, apa yang dicita-citakan untuk generasi emas Kabupaten Pati dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.
Kurikulum Disesuaikan Kebutuhan Industri
Sementara itu, Vocational Manager PT Astra Honda Motor (AHM) Semarang Ahmad Wahyudi Irmono mengatakan, AHM secara berkala melakukan koordinasi dengan sekolah binaan untuk menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan dan kebutuhan industri.
Selain penyelarasan kurikulum, AHM memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi guru. Upaya tersebut dilakukan agar kompetensi yang diajarkan kepada siswa tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Peresmian TUK Astra Honda Motor tersebut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Vocational Manager PT Astra Honda Motor, Vocational Manager Astra Honda Motor Jawa Tengah, Camat Juwana, Kapolsek Juwana, Ketua Yayasan Bhina Tunas Bhakti, Kepala SMK Bhina Tunas Bhakti Juwana, serta kepala SMK binaan Astra Honda Motor se-Karesidenan Pati.
Kegiatan tersebut juga diikuti kepala SMK binaan AHM se-Karesidenan Pati dan kepala SMP se-Kecamatan Juwana.














