PT Aneka Rembang Kenalkan Robotik dan AI di Rembang Expo 2026, Siapkan Generasi Muda Hadapi Era Digital
REMBANG – NOTOPROJO.ID
PT Aneka Rembang menghadirkan inovasi edukasi berbasis teknologi dalam ajang Rembang Expo 2026 melalui kolaborasi dengan Praditya Kidobot Academy. Kerja sama tersebut menghadirkan wahana edukasi robotik, coding, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang sukses menarik perhatian pengunjung di Balai Kartini Rembang.
Stan robotik milik PT Aneka Rembang menjadi salah satu pusat perhatian selama pameran berlangsung. Berbagai permainan interaktif dan tantangan robotik disambut antusias oleh anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa yang ingin mengenal teknologi secara lebih dekat.
Direktur PT Aneka Rembang, Anjar Krisniawan, mengatakan pengenalan robotik dan coding merupakan bagian dari langkah perusahaan daerah dalam mengembangkan unit usaha baru di bidang teknologi melalui Aneka Teknologi.
“PT Aneka Rembang terus berinovasi dengan mengembangkan bidang usaha yang tidak hanya berfokus pada percetakan. Melalui Aneka Teknologi, kami bekerja sama dengan Praditya Kidobot Academy untuk menghadirkan edukasi robotik dan kecerdasan buatan (AI) kepada masyarakat,” ujar Anjar, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, pengembangan sektor teknologi menjadi langkah strategis untuk menciptakan peluang usaha baru sekaligus mendukung peningkatan pendapatan perusahaan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebagai tindak lanjut, PT Aneka Rembang berencana membuka kelas coding dan robotik bagi pelajar mulai dari jenjang Kelompok Bermain (KB), TK, SD hingga SMP. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi digital sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan yang dibutuhkan di era transformasi digital.
“Ke depan, kami ingin memberikan akses yang lebih luas kepada anak-anak Rembang untuk belajar coding dan robotik sejak dini. Ini merupakan investasi sumber daya manusia yang penting untuk menghadapi perkembangan teknologi,” katanya.
Tak hanya fokus pada pendidikan, PT Aneka Rembang juga tengah mengembangkan berbagai layanan digital, mulai dari pembuatan aplikasi, pengembangan perangkat lunak (software), hingga layanan digital marketing yang dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintah maupun sektor swasta.
“Pengembangan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Bupati Rembang dalam mempercepat digitalisasi di berbagai sektor,” tambahnya.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Praditya Cakra Dwipantara sekaligus penggagas Praditya Kidobot Academy, Doko Herdianto, mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan teknologi bagi anak-anak di Kabupaten Rembang.
Menurut Doko, robotik dan coding merupakan keterampilan masa depan yang perlu diperkenalkan sejak usia dini dengan metode belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan robotik tidak harus mahal dan bisa diakses oleh siapa saja. Anak-anak diajak belajar mulai dari konsep dasar, mengenal komponen robot, memahami logika berpikir, hingga algoritma sederhana,” jelasnya.
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat selama Rembang Expo menjadi indikator positif bahwa minat terhadap pendidikan berbasis teknologi terus meningkat.
Ke depan, Praditya Kidobot Academy bersama PT Aneka Rembang berencana menggelar workshop robotik dan coding di sejumlah sekolah setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora).
Melalui kolaborasi tersebut, PT Aneka Rembang berharap edukasi robotik dan coding dapat menjadi sarana meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Rembang, sekaligus melahirkan generasi muda yang adaptif, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di masa depan.
Reporter: Cholil
Editor: Agus Suprianto













