Chandra Tegaskan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas, Usai Tuntas Fokus Beralih ke Pendidikan dan Kesehatan
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menegaskan pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama hingga ditargetkan rampung secara optimal pada tahun 2027. Setelah kebutuhan infrastruktur terpenuhi, pemerintah daerah akan mengalihkan fokus pembangunan pada peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri Malam Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dirangkai dengan mujahadah dan doa bersama di Kantor DPC PKB Kabupaten Pati, Minggu (19/7/2026).
“Kalau masalah infrastruktur ini selesai, PR kita masih ada dua, yaitu masalah pendidikan dan masalah kesehatan,” ujar Chandra.
Menurutnya, saat ini Pemkab Pati sedang mengerjakan pembangunan infrastruktur di ratusan titik yang tersebar di berbagai wilayah. Seluruh pekerjaan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secara bertahap dan optimal paling lambat pada 2027 agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami ingin pembangunan berjalan bertahap, tetapi hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain mempercepat pembangunan fisik, Pemkab Pati juga berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Chandra menegaskan seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilaksanakan secara hati-hati dengan berkoordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan hukum.
“Kami ingin pemerintahan ini bersih. Semua proses harus berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemkab Pati terus berupaya memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengajuan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna mempercepat penanganan dampak banjir serta perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
“Kami terus berikhtiar mencari dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan di Kabupaten Pati bisa berlangsung lebih cepat,” ungkap Chandra.
Ia menambahkan, setelah sektor infrastruktur semakin tertata, pemerintah akan memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk kesejahteraan tenaga pendidik, serta memperluas cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat.
Chandra juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan dengan menyampaikan berbagai kebutuhan di wilayah masing-masing serta menjaga situasi daerah tetap kondusif.
“Mari bersama-sama menjaga kondusivitas dan fokus membangun Kabupaten Pati,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra turut mengucapkan selamat Hari Lahir ke-28 kepada PKB. Menurutnya, usia 28 tahun merupakan fase kedewasaan bagi sebuah partai politik untuk semakin matang dalam mengemban amanah rakyat.
Ia mengapresiasi kontribusi PKB yang selama ini dinilai berperan dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat. Chandra berharap PKB semakin solid, semakin dipercaya masyarakat, dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara.
Menutup sambutannya, Chandra menegaskan bahwa percepatan pembangunan Kabupaten Pati tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk partai politik sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Kolaborasi yang telah terjalin dengan seluruh partai politik diharapkan terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.














