Jalan Viral di Desa Godo Ternyata Sudah Dianggarkan Rp2,5 Miliar, DPUTR Siapkan Perbaikan
PATI – NOTOPROJO.ID
Jalan kabupaten yang melintasi Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, sempat menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Warga mengekspresikan kekecewaan terhadap kondisi jalan yang rusak dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, bahkan lokasi tersebut dijadikan tempat menangkap ikan saat tergenang air.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) memastikan ruas jalan Angkatan Lor–Godo telah masuk dalam program perbaikan tahun anggaran 2026 dengan alokasi dana sebesar Rp2,5 miliar.
Kepala DPUTR Kabupaten Pati, Riyoso, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hasto Utomo, mengatakan bahwa saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap perencanaan.
“Pekerjaan jalan Angkatan Lor–Godo telah dialokasikan untuk perbaikan pada tahun anggaran 2026 dengan nilai sekitar Rp2,5 miliar. Saat ini masih dalam tahap perencanaan,” ujar Hasto kepada Redaksi NOTOPROJO.ID melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/7/2026).
Hasto menjelaskan, setelah proses perencanaan rampung pada pekan depan, DPUTR akan melanjutkan tahapan pemilihan penyedia jasa. Apabila seluruh proses berjalan sesuai jadwal, kontrak pekerjaan diperkirakan dapat dilakukan pada awal Agustus 2026.
Perbaikan jalan tersebut direncanakan mencakup ruas sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
“Perencanaan selesai minggu depan. Setelah itu kami proses pemilihan penyedia. Perkiraan awal Agustus sudah kontrak. Panjang penanganan sekitar 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter,” tambah Hasto.
Dengan adanya kepastian anggaran tersebut, masyarakat Desa Godo diharapkan segera memperoleh akses jalan yang lebih layak, sekaligus mengakhiri keluhan yang selama ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Pemerintah juga berharap proses pengadaan hingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Penulis : HAW














