Buku Profil KLA Kabupaten Sragen Tahun 2024 Diluncurkan
SRAGEN – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Sragen meluncurkan Buku Profil KLA Tahun 2024, Kamis (19 /9/2024) di Ruang Sukowati Komplek Setda Sragen.
Buku yang menggambarkan beberapa dimensi pembangunan anak di Kabupaten Sragen ini, disusun secara faktual dan menyeluruh dengan menggunakan klaster pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak.
Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Sragen Agus Sudarmanto menerangkan, meski telah memperoleh penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama, tidak dapat dipungkiri masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi dalam pengembangan Kabupaten Sragen sebagai Kota Layak Anak.
“Agar berjalan lebih terintegrasi dan menyeluruh, maka penyelenggaraan KLA harus memenuhi beberapa hal seperti perencanaan KLA, Deklarasi KLA, Pembentukan Gugus Tugas KLA, Penyusunan RAD KLA dan Pembuatan Profil KLA,” ujar Agus Sudarmanto.
Untuk itu, bekerjasama dengan LPPM UNS Surakarta, Pemkab Sragen membuat Profil KLA Tahun 2024 yang digunakan untuk memenuhi persyaratan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak sesuai Peraturan Menteri PPPA Nomor 12 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak.
“Alhamdullilah Buku Profil KLA Kabupaten Sragen Tahun 2024 sudah jadi. Hari ini kita luncurkan dan didistribusikan ke seluruh OPD dan Kecamatan di Kabupaten Sragen,” ujarnya.
Penerbitan buku tersebut lanjutnya, untuk memberi gambaran kepada pemerintah, swasta dan masyarakat tentang kondisi anak di Kabupaten Sragen.
Adanya data berupa fakta statistik dalam buku tersebut dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka perencanaan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan anak yang telah, sedang maupun akan berlangsung secara sistematis dan tepat sasaran.
“Semoga buku profil KLA Kabupaten Sragen bermanfaat sebagai upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Sragen,” harapnya.
Sementara, Kabid PPPA Kabupaten Sragen Ary Widyatmoko menambahkan, Buku Profil Sragen Kabupaten Layak Anak ini merupakan bentuk publikasi penyelenggaraan KLA di Kabupaten Sragen.
“Peran serta Gugus Tugas KLA Kabupaten Sragen diharapkan akan semakin meningkat dalam upaya mempertahankan Kabupaten Layak Anak dengan Predikat Utama,” tutupnya. (ADV)














