Perantau Keluar Negeri Tiap Tahun di Kab Pati Selalu Meningkat
PATI – NOTOPROJO ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Pati Provinsi Jawa tengah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyebutkan warga Pati usia produktif yang pergi merantau ke luar negeri grafiknya terus meningkat.Indikasinya karena faktor pendapatan yang diterima terbilang menjanjikan dan besar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Bambang Agus Yunianto,mengatakan perantau yang keluar negeri setiap tahunnya sejumlah kurang lebih 1.500 an magang atau bekerja, baik laki-laki maupun perempuan.
Sampai bulan Juli 2024, Bambang menambahkan ada sejumlah kurang lebih 700 peserta magang atau bekerja ke luar negeri.Peserta magang atau bekerja di luar negeri lebih dominan laki-laki dibandingkan perempuan.
“Sampai dengan saat ini sudah hampir 700 an.Dibandingkan dengan covid kemarin ya meningkat banyak sekali,” tambahnya.
Dibandingkan dengan tahun 2022 dan 2023 hanya sejumlah 800 peserta magang atau bekerja di luar negeri.Kemudian, dengan adanya lowongan kerja di Kabupaten Pati sekitar 10 ribuan, pihaknya mengharapkan masyarakat Pati bisa bekerja di Bumi Mina Tani.
“Semoga saja nanti dengan adanya HWI terus Inves-inves yang luar tidak perlu ke luar negeri. Tapi tidak melarang juga, dia kan mencari ini yang gede,” urainya.
Untuk yang magang atau bekerja di Jepang, Bambang menyampaikan sejauh ini banyak peminatnya dibandingkan dengan Korea.
Selanjutnya, pihaknya menambahkan, biasanya yang magang atau bekerja di Jepang lebih didominasi oleh anak-anak muda yang lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Lantaran, siswa SMK sudah dibekali oleh bahasa Jepang pada saat penjurusan.
“Dari anak-anak yang kepingin ke luar negeri, khususnya yang di magang Jepang, magang Jepang itu kan dari SMK dan SMA sudah ada yang namanya pemilahan. Pemilahan itu anak-anak yang mau ke luar Negeri,” pungkasnya.
Editor : Agus suprianto














