• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Chandra Ajak Ormas dan LSM Perkuat Kolaborasi, Dorong Narasi Positif tentang Pati

Redaksi by Redaksi
Oktober 2, 2026
in Berita Terkini
0
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Chandra Ajak Ormas dan LSM Perkuat Kolaborasi, Dorong Narasi Positif tentang Pati

PATI, NOTOPROJO.ID

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Pati.

Ajakan tersebut disampaikan Chandra saat membuka Sosialisasi Ormas bertajuk “Penguatan Sinergitas Pemerintah Kabupaten Pati dan Ormas dalam Mewujudkan Kabupaten Pati yang Kondusif” di Ruang Pragolo Setda Pati, Jumat (2/10/2026).

Chandra mengatakan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menangani berbagai persoalan masyarakat. Menurut dia, diperlukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan warga.

“Kita ini tidak Superman, tetapi insyaallah kita bisa membentuk supertim yang hebat untuk kemajuan Kabupaten Pati tercinta,” ujar Chandra.

Ia menilai, ormas, LSM, serta tokoh masyarakat memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Masukan dari kelompok-kelompok tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi sekaligus pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan.

Kondusivitas Dinilai Penting bagi Investasi

Chandra juga mengaitkan kondisi daerah yang kondusif dengan upaya menarik investasi ke Kabupaten Pati.

“Kondusivitas daerah ini menjadi kunci untuk menjaga iklim investasi. Kalau daerah kita kondusif, investor akan merasa aman dan nyaman untuk menanamkan modalnya,” katanya.

Ia menyebut Pemkab Pati sebelumnya telah menggelar Pati Business Forum yang diikuti sekitar 70 pengusaha pada Senin (28/9/2026).

Dari forum tersebut, kata Chandra, sebanyak delapan pengusaha menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan total rencana investasi mencapai Rp12,6 triliun.

Selain itu, sejumlah pengusaha lainnya masih menyatakan minat dan rencana untuk berinvestasi di Kabupaten Pati.

“Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, dan ormas. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga Pati tetap kondusif,” tutur Chandra.

Dorong Kritik Disertai Solusi

Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga mendorong ormas dan LSM ikut membangun narasi positif mengenai Kabupaten Pati melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurut dia, penyampaian kritik terhadap pemerintah tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, kritik tersebut diharapkan dapat disertai dengan gagasan dan solusi atas persoalan yang ditemukan.

“Jangan hanya menyampaikan kritik. Kalau ada persoalan, mari kita sampaikan sekaligus solusinya,” tegasnya.

Ia mencontohkan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan sebagai salah satu bentuk keterlibatan nyata organisasi masyarakat.

Untuk memperkuat komunikasi, Pemkab Pati berencana menggelar pertemuan bersama ormas dan LSM dalam suasana yang lebih informal. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyampaikan persoalan masyarakat secara langsung.

Masukan tersebut selanjutnya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan arah kebijakan anggaran Kabupaten Pati Tahun 2027.

“Kita ingin mengetahui langsung apa persoalan yang ada di masyarakat. Nanti kita dudukkan bersama, kita cari solusinya, dan kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelas Chandra.

Pemkab Pati juga berencana membentuk wadah kolaborasi bersama ormas dan LSM. Wadah tersebut diarahkan untuk menghasilkan program kerja konkret sehingga kerja sama pemerintah dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Ormas dan LSM Diminta Ikut Awasi Program MBG

Chandra juga meminta ormas dan LSM ikut mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati.

Ia meminta masyarakat melaporkan apabila menemukan adanya satuan pelayanan yang memberikan porsi makanan lebih sedikit atau menu yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Kalau ada porsi yang dikurangi atau menu yang tidak sesuai, silakan dilaporkan. Tujuan MBG adalah memastikan anak-anak mendapatkan gizi seimbang dan membantu menurunkan angka stunting,” katanya.

Menurut Chandra, pengawasan masyarakat diperlukan untuk memastikan program pemerintah berjalan secara transparan dan akuntabel.

Ia mengatakan, luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Pati membuat pemerintah membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat dalam menjalankan pembangunan.

“Kabupaten Pati ini luasnya sekitar 150 ribu hektare, penduduknya hampir 1,4 juta jiwa, terdiri atas 401 desa, lima kelurahan, serta 21 kecamatan. Karena itu, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri,” ungkapnya.

Kesbangpol: 227 Ormas Terdata

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati Niken Tri Meiningrum mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut diikuti 70 peserta yang berasal dari 22 ormas dan LSM.

Niken menyebut, pada 2026 terdapat 227 ormas yang masuk dalam pendataan Kesbangpol Kabupaten Pati. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya merupakan LSM.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan ormas sebagai mitra dalam menjembatani aspirasi masyarakat,” ujar Niken.

Menurut Niken, komunikasi yang baik antara pemerintah dan organisasi masyarakat diperlukan untuk mencegah potensi gesekan maupun polarisasi di tengah masyarakat.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkab Pati berharap hubungan kemitraan dengan ormas dan LSM semakin kuat, terutama dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, mengawal program pemerintah, serta membangun lingkungan sosial yang aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan Sosialisasi Ormas tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026.

Previous Post

Hadapi Dampak Kemarau, PDAM Tirta Bening Pati Salurkan 40 Ribu Liter Air per Hari

Next Post

Kolaborasi Penanganan Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan BTT Rp20 Miliar

Redaksi

Redaksi

Next Post

Kolaborasi Penanganan Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan BTT Rp20 Miliar

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

Peringati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Polresta Pati Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Oktober 2, 2026

Lewat Safari Subuh, Kapolresta Pati Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Oktober 2, 2026

Bawa Nama Jawa Tengah, Safin Pati U-15 Dilepas Menuju Putaran Nasional Piala Suratin

Oktober 2, 2026

Kolaborasi Penanganan Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan BTT Rp20 Miliar

Oktober 2, 2026

Recent News

Peringati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Polresta Pati Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Oktober 2, 2026

Lewat Safari Subuh, Kapolresta Pati Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Oktober 2, 2026

Bawa Nama Jawa Tengah, Safin Pati U-15 Dilepas Menuju Putaran Nasional Piala Suratin

Oktober 2, 2026

Kolaborasi Penanganan Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan BTT Rp20 Miliar

Oktober 2, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Derap Hukum
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • KULINER
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

Peringati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Polresta Pati Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Oktober 2, 2026

Lewat Safari Subuh, Kapolresta Pati Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Oktober 2, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika