UMKM Pati Dibidik Tembus Pasar Ekspor, Chandra Dorong Akses Pembiayaan
PATI — NOTOPROJO.ID
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pati meningkatkan tata kelola usaha, terutama dalam penyusunan laporan keuangan.
Menurut Chandra, laporan keuangan yang tertata menjadi salah satu syarat penting agar UMKM lebih bankable, sehingga memiliki akses lebih mudah terhadap pembiayaan perbankan. Dengan dukungan permodalan yang memadai, UMKM diharapkan mampu mengembangkan usaha dan memperluas pasar hingga ke tingkat ekspor.
Hal itu disampaikan Chandra saat menghadiri Gebyar Fest 81 Bank Jateng di Bank Jateng Cabang Pati, Rabu (12/8/2026).
“Pelaku UMKM jangan hanya berpikir bagaimana bertahan. Harus terus tumbuh, beradaptasi dengan modernisasi dan digitalisasi, serta meningkatkan daya saing sampai mampu menembus pasar ekspor,” kata Chandra.
Ia mengatakan, pencatatan keuangan yang baik tidak hanya membantu pelaku usaha mengetahui kondisi bisnisnya, tetapi juga meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan ketika UMKM mengajukan pembiayaan.
“Mulai perbaiki laporan keuangannya. Dengan begitu, perbankan seperti Bank Jateng akan lebih mudah memberikan pembiayaan untuk mendorong usaha agar bisa berkembang,” ujarnya.
Didorong Masuk Ekosistem Digital
Selain persoalan pembiayaan, Chandra meminta pelaku UMKM Pati terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Modernisasi dan digitalisasi dinilai penting untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Chandra juga mengapresiasi dukungan Bank Jateng terhadap pengembangan UMKM di Kabupaten Pati. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha perlu diperkuat agar UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.
“Kami berterima kasih kepada Bank Jateng atas kolaborasi dan kepeduliannya terhadap UMKM Pati. Ini harus terus diperkuat agar UMKM kita semakin maju dan berdaya saing,” tutur Chandra.
Pemkab Pati, lanjut dia, juga menyiapkan ruang promosi bagi produk UMKM melalui rencana penyelenggaraan Car Free Night di Jalan Jenderal Sudirman pada September atau Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang interaksi baru antara pelaku UMKM dan masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
“Kami merencanakan Car Free Night di Jalan Jenderal Sudirman. Ini bisa menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk berkontribusi, mempromosikan, dan memperluas pasar produknya,” kata Chandra.
Gebyar Fest 81
Gebyar Fest 81 Bank Jateng digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan dan pertumbuhan UMKM di Kabupaten Pati.
Acara itu diikuti pelaku UMKM se-Kabupaten Pati serta mitra binaan Bank Jateng.
Chandra berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada kegiatan promosi, tetapi dapat membuka peluang kerja sama, memperluas jaringan pemasaran, serta mendorong UMKM Pati naik kelas.
“Yang kita harapkan bukan hanya produknya dikenal, tetapi usaha mereka juga semakin kuat, profesional, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Pati, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.














