LBH Djuang Pati Desak Plt Bupati Segera Realisasikan Renovasi Pasar Rp6 Miliar
PATI — NOTOPROJO.ID
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Djuang Pati mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, untuk segera merealisasikan program renovasi pasar di Kabupaten Pati yang telah disahkan sebelumnya dengan nilai anggaran sekitar Rp6 miliar.
Direktur LBH Djuang Pati, Fatkhur Rahman, mengatakan bahwa program tersebut bukanlah kebijakan baru, melainkan telah dirancang dan disetujui pada masa kepemimpinan Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk menunda pelaksanaannya.
“Program renovasi pasar ini sudah disahkan sebelumnya. Kami meminta Plt Bupati segera merealisasikannya karena sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya para pedagang,” ujar Fatkhur Rahman, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, total anggaran Rp6 miliar tersebut terbagi dalam dua pos. Sekitar Rp1,5 miliar dialokasikan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), sementara Rp4,5 miliar lainnya berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Menurut Fatkhur, program ini mencakup renovasi ratusan unit pasar yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Pati. Dengan cakupan yang luas, realisasi program dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, LBH Djuang Pati juga mendorong Plt Bupati untuk segera berkoordinasi dengan Bupati nonaktif guna memastikan keberlanjutan program pembangunan yang telah dirancang sebelumnya. Langkah ini dinilai penting agar tidak terjadi stagnasi pembangunan di daerah
“Koordinasi perlu dilakukan agar program yang sudah direncanakan tidak terhenti dan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.
Fatkhur juga menyoroti bahwa sejak penunjukan Plt Bupati, masyarakat dinilai belum merasakan dampak pembangunan yang signifikan, baik dari sisi infrastruktur maupun program lainnya. Padahal, menurutnya, masyarakat menantikan langkah konkret dari pemerintah daerah.
“Masyarakat menunggu gerak cepat pemerintah. Hingga saat ini, belum terlihat pembangunan yang benar-benar dirasakan secara nyata,” ujarnya.
LBH Djuang Pati berharap pemerintah daerah segera menunjukkan komitmen dengan merealisasikan program yang telah dianggarkan tersebut, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas. (*)














