• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jateng Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan 2026, Produksi Naik, Surplus Terjaga

Redaksi by Redaksi
April 6, 2026
in Ekonomi
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jateng Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan 2026, Produksi Naik, Surplus Terjaga


SEMARANG — NOTOPROJO.ID


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggeber langkah menuju swasembada pangan pada 2026. Melalui strategi terintegrasi berbasis data dan intervensi langsung di lapangan, kinerja sektor pertanian dan peternakan menunjukkan tren positif di awal tahun.


Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengungkapkan bahwa capaian produksi sejumlah komoditas utama mulai menguat, meski masih dalam fase awal musim tanam.


Untuk komoditas padi, dari target 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG), realisasi hingga April 2026 telah mencapai 4,16 juta ton atau sekitar 39,48 persen. Sementara produksi jagung menyentuh 984 ribu ton dari target 3,7 juta ton, atau 26,62 persen.
Adapun kedelai masih berada di tahap awal produksi dengan capaian 762 ton atau 1,44 persen dari target.


Di sektor hortikultura, produksi bawang merah tercatat 144 ribu ton (23,45 persen), sedangkan cabai mencapai 80 ribu ton (17,72 persen).


Pada sektor peternakan, produksi telur telah mencapai 238 ribu ton, daging 311 ribu ton, serta susu 17 ribu ton. Seluruhnya menunjukkan progres antara 23 hingga 33 persen dari target tahunan.


Surplus Pangan Masih Aman
Meski sebagian komoditas masih dalam tahap produksi awal, neraca pangan Jawa Tengah menunjukkan kondisi yang relatif aman. Hingga Maret 2026, surplus beras tercatat mencapai 702 ribu ton.


Kondisi surplus juga terjadi pada komoditas daging dan telur sepanjang triwulan pertama 2026.


“Yang perlu menjadi perhatian berikutnya adalah distribusi agar surplus ini merata dan harga tetap stabil,” ujar Frans.


Strategi Nyata: Dari Benih hingga Modernisasi


Untuk mengejar target swasembada, Pemprov Jateng menggelontorkan berbagai program strategis. Di antaranya bantuan benih dan sarana produksi untuk ribuan hektare lahan, mulai dari padi, jagung, kedelai hingga hortikultura.
Tak hanya itu, pemerintah juga memperkuat sektor perkebunan seperti tebu, kopi, dan kelapa, serta membenahi infrastruktur melalui ratusan paket rehabilitasi irigasi.


Modernisasi pertanian menjadi fokus penting, dengan distribusi berbagai alat mesin pertanian seperti rice transplanter, traktor, pompa air, hingga combine harvester.


Perlindungan Petani dan Kesehatan Ternak


Upaya penguatan sektor pertanian juga menyasar perlindungan petani melalui program asuransi usaha tani padi dan tembakau, serta subsidi pembiayaan.
Di sektor peternakan, pemerintah menggencarkan vaksinasi terhadap 100 ribu ekor ternak dan pengobatan ribuan ternak untuk menjaga produktivitas.


Hadapi Tantangan Lahan Menyusut
Di tengah berbagai capaian, tantangan tetap membayangi. Alih fungsi lahan menyebabkan penyusutan luas baku sawah hingga 17 ribu hektare pada 2025, dengan potensi kehilangan produksi mencapai lebih dari 191 ribu ton.


Namun demikian, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi dampak tersebut.


Kolaborasi Jadi Kunci


Menurut Frans, keberhasilan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga pada sinergi berbagai pihak.


Kolaborasi dilakukan bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, hingga aparat keamanan.


“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Jawa Tengah mampu mencapai swasembada pangan sekaligus menjaga kesejahteraan petani,” ujarnya.


Upaya ini juga sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menjadikan swasembada pangan sebagai program prioritas nasional.


Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen terus mendorong percepatan capaian target tersebut di tingkat daerah.


Reporter : Idjlal
Editor : Heroe

Previous Post

Salinan Putusan Kasasi Diterima, Terpidana Anifah Belum Dieksekusi

Next Post

Sinergi Pemerintah – Ulama, Ahmad Luthfi dan Gus Yusuf Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan

Redaksi

Redaksi

Next Post

Sinergi Pemerintah - Ulama, Ahmad Luthfi dan Gus Yusuf Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

Negara Dipermainkan Terpidana: Jaksa Mandul, Hukum Jadi Tontonan

April 19, 2026

Tidak Ada Tempat Bersembunyi: Ancaman Hukum bagi yang Melindungi Terpidana Mangkir

April 19, 2026

Inkrah dan Ilusi Ketegasan Negara

April 19, 2026

Pedagang Bakso di Jateng Tembus 17,5 Ribu, Pemprov Genjot Sertifikasi Halal dan Pendampingan Usaha

April 19, 2026

Recent News

Negara Dipermainkan Terpidana: Jaksa Mandul, Hukum Jadi Tontonan

April 19, 2026

Tidak Ada Tempat Bersembunyi: Ancaman Hukum bagi yang Melindungi Terpidana Mangkir

April 19, 2026

Inkrah dan Ilusi Ketegasan Negara

April 19, 2026

Pedagang Bakso di Jateng Tembus 17,5 Ribu, Pemprov Genjot Sertifikasi Halal dan Pendampingan Usaha

April 19, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

Negara Dipermainkan Terpidana: Jaksa Mandul, Hukum Jadi Tontonan

April 19, 2026

Tidak Ada Tempat Bersembunyi: Ancaman Hukum bagi yang Melindungi Terpidana Mangkir

April 19, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika