Tabebuya Mekar di Alun-Alun Pati, Pemkab Bagikan 250 Bibit Gratis untuk Warga
PATI – NOTOPROJO.ID
Mekarnya bunga Tabebuya di Alun-Alun Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Keindahan bunga berwarna cerah yang bermekaran di kawasan pusat kota itu ramai diperbincangkan di media sosial dan menarik pengunjung untuk datang serta mengabadikan momen.
Merespons antusiasme masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyiapkan 250 bibit Tabebuya gratis bagi warga. Selain itu, Pemkab Pati juga telah mengajukan tambahan 1.000 bibit kepada PT Djarum untuk mendukung program penghijauan di wilayah setempat.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat meninjau Alun-Alun Pati, Sabtu (24/10/2026).
Chandra mengajak masyarakat untuk datang langsung menikmati keindahan bunga Tabebuya yang tengah bermekaran di kawasan tersebut.
“Monggo, silakan melihat langsung bunga Tabebuya yang sedang mekar di Alun-Alun Pati. Bagus sekali, Alun-Alun Pati jadi sangat cantik,” ujar Chandra.
Deretan pohon Tabebuya yang berbunga kini menjadi salah satu daya tarik ruang publik di Kabupaten Pati. Tidak hanya warga setempat, pengunjung dari luar daerah juga mulai berdatangan untuk menikmati suasana sekaligus berswafoto di antara bunga-bunga yang bermekaran.
Menurut Chandra, masyarakat tidak perlu pergi jauh untuk menikmati pemandangan bunga yang indah. Alun-Alun Pati kini dapat menjadi alternatif destinasi rekreasi bagi warga yang ingin menikmati suasana tersebut.
“Tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menikmati pemandangan bunga yang indah. Sekarang masyarakat bisa melihatnya langsung di Alun-Alun Pati,” ungkapnya.
Selain menyediakan bibit gratis, Pemkab Pati juga mengagendakan penataan area khusus sebagai lokasi swafoto bagi pengunjung. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menambah kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung Alun-Alun Pati sebagai ruang publik yang menarik untuk dikunjungi.
Melalui program pembagian bibit ini, Chandra mengajak masyarakat tidak hanya menikmati keindahan Tabebuya, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Bibit yang diperoleh nantinya dapat ditanam di pekarangan rumah maupun kawasan permukiman sesuai dengan kondisi dan ketersediaan lahan.
Pemkab Pati berharap tingginya antusiasme masyarakat terhadap bunga Tabebuya tidak sekadar menjadi tren sesaat di media sosial. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk memperbanyak tanaman, memperindah lingkungan, serta menciptakan kawasan permukiman yang lebih hijau dan asri.
Dengan demikian, keindahan Tabebuya di Alun-Alun Pati diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi pemicu gerakan penghijauan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Reporter : AR














