Goa Pancur Kayen Dilirik untuk Dikembangkan, DPRD Pati Dorong Kebangkitan Wisata Alam
PATI – NOTOPROJO.ID
Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin, S.E., bersama Anggota DPR RI Dr. Evita Nursanty, M.Sc., meninjau objek wisata Goa Pancur di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Sabtu (17/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi wisata alam agar kembali menarik minat wisatawan.
Dalam peninjauan itu, rombongan melihat langsung kondisi kawasan wisata yang menyimpan keindahan alam berupa lorong gua dengan formasi stalaktit dan stalagmit. Turut hadir unsur pemerintah daerah, camat, serta kepala desa setempat.
Ali Badrudin menilai Goa Pancur memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Pati. Terlebih, objek wisata tersebut pernah ramai dikunjungi wisatawan sehingga dinilai masih memiliki peluang untuk kembali menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Goa Pancur memiliki panjang sekitar 817 meter. Keunikan bentang alam di dalam gua menjadi salah satu modal utama untuk mengembangkan wisata berbasis alam yang menawarkan pengalaman berbeda kepada pengunjung.
Sejumlah gagasan pengembangan pun mengemuka dalam kunjungan tersebut. Di antaranya penataan kawasan wisata, pembangunan kolam renang di area depan gua, penambahan spot foto, hingga kemungkinan menghadirkan wahana perahu untuk menyusuri bagian dalam gua.
Selain itu, pemasangan ornamen atau miniatur kapal pinisi juga menjadi salah satu ide untuk memperkuat daya tarik visual kawasan wisata tersebut.
Meski demikian, rencana pengembangan perlu dikaji secara matang. Faktor keselamatan pengunjung, kondisi geologis gua, kelestarian lingkungan, serta kelayakan pembangunan fasilitas harus menjadi pertimbangan utama sebelum gagasan tersebut direalisasikan.
Pengembangan Goa Pancur juga membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, dan pihak terkait. Perencanaan yang terarah diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dengan pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan, Goa Pancur di Desa Jimbaran diharapkan mampu kembali menjadi salah satu tujuan wisata alam yang diperhitungkan di Kabupaten Pati.
(ADV)













