Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Pati, Kali Ini di SPPG Ngablak Cluwak
PATI – NOTOPROJO.ID
Dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kali ini, dugaan kejadian tersebut dilaporkan terjadi di wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pati Cluwak Ngablak 2, yang berlokasi di Dukuh Gowangkong, Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan informasi awal yang beredar, sejumlah siswa dari beberapa satuan pendidikan di Desa Sirahan dilaporkan mengalami gangguan kesehatan. Salah satu laporan menyebutkan sebanyak 28 siswa dari MTs Darul Falah diduga menjadi korban.
Selain itu, terdapat laporan mengenai seorang ibu menyusui dan anaknya yang masih balita mengalami diare. Namun, jumlah keseluruhan orang yang mengalami gejala serta kondisi terkini para korban masih perlu dipastikan melalui pendataan dan pemeriksaan petugas kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) untuk mengetahui kronologi, pola penyebaran gejala, serta kemungkinan penyebab kejadian.
” Ya benar terkait adanya dugaan keracunan MBG ,saat ini masih dilakukan PE untuk diketahui kronologinya ” jelas Luky.
Penyelidikan epidemiologi diperlukan untuk mengumpulkan informasi terkait waktu munculnya gejala, jenis makanan yang dikonsumsi, serta kemungkinan adanya keterkaitan antara makanan yang disajikan dengan keluhan kesehatan yang dialami para korban.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada kesimpulan resmi yang menyatakan bahwa makanan dari SPPG Pati Cluwak Ngablak 2 menjadi penyebab gangguan kesehatan yang dilaporkan.
Perkembangan jumlah korban, kondisi para siswa, serta hasil pemeriksaan sampel makanan dan pemeriksaan medis masih menunggu informasi lebih lanjut dari instansi terkait.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya dalam memastikan standar keamanan pangan, kebersihan proses pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat.
Untuk diketahui bahwa pemilik SPGG Ngablak 2 adalah warga Desa Gesengan Kec Cluwak Kabupaten Pati yang berinisial AR.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian.
NOTOPROJO.ID akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk hasil penyelidikan epidemiologi Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dan keterangan resmi dari pihak SPPG terkait.
Reporter : Sun
Editor : Agus Suprianto














