Dari Bhayangkara ke Dunia Pers, Agung Suharyono Dipercaya Membina FWP Pati
PATI – NOTOPROJO.ID
Pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti ketika seseorang memasuki masa purnatugas. Hal itu tercermin dari perjalanan AKP (Purn.) Agung Suharyono, S.H., yang kini mengambil peran dalam dunia kewartawanan setelah puluhan tahun bertugas di Kepolisian Republik Indonesia.
Agung dipercaya menjadi Ketua Dewan Pembina Forum Wartawan Pati (FWP) periode 2026–2029. Ia dikukuhkan bersama jajaran pengurus dan anggota FWP di Aula Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Pati, para camat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga swadaya masyarakat.
Puluhan Tahun Mengabdi di Kepolisian
Sebelum memasuki masa purnatugas, Agung menjalani sebagian besar perjalanan dinasnya di wilayah hukum Polres Pati, yang kini menjadi Polresta Pati.
Dalam perjalanan kariernya, Agung pernah dipercaya menjabat sebagai Kasiwas Polres Pati. Posisi tersebut berkaitan dengan fungsi pengawasan internal terhadap pelaksanaan tugas personel dan administrasi kepolisian.
Pengalaman di bidang pengawasan kemudian menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum dipercaya memimpin kepolisian sektor.
Pernah Memimpin Polsek Winong dan Batangan
Pada 7 April 2019, Agung dilantik sebagai Kapolsek Winong menggantikan AKP Purwito. Saat itu, Agung masih berpangkat Iptu sebelum kemudian naik pangkat menjadi AKP.
Selama bertugas di Winong, Agung tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, termasuk kegiatan bedah rumah warga kurang mampu serta pengamanan sejumlah agenda pemerintahan dan masyarakat.
Pada Juli 2021, Agung kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Batangan. Pergeseran tersebut merupakan bagian dari mutasi jajaran Polres Pati.
Di wilayah Batangan, Agung menghadapi dinamika sosial masyarakat yang beragam. Selain menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, ia juga membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, Satpol PP, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya.
Kegiatan sosial, termasuk santunan anak yatim dan kegiatan kemasyarakatan, turut menjadi bagian dari aktivitasnya selama bertugas.
Pengalaman Kepolisian Dibawa ke Dunia Pers
Setelah memasuki masa purnatugas, pengalaman Agung dalam berinteraksi dengan masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, organisasi sosial, dan media menjadi bagian dari perjalanan barunya.
Kini, Agung dipercaya menjadi Ketua Dewan Pembina FWP periode 2026–2029.
Bagi FWP, keberadaan dewan pembina diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan organisasi, terutama dalam membangun profesionalitas dan komunikasi antara insan pers dengan berbagai elemen masyarakat.
Dalam pengukuhan tersebut, Agung mengingatkan para wartawan agar menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab.
“Jalankan tugas jurnalistik secara berimbang, objektif, dan bertanggung jawab. Utamakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam setiap penulisan dan penyajian fakta kepada publik,” kata Agung, Jumat (25/9/2026).
Menurut Agung, komunikasi yang sehat antara pers, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat perlu terus dibangun. Masing-masing pihak, kata dia, tetap harus menghormati tugas dan fungsi sesuai perannya.
Menjaga Kepercayaan Publik
Dalam menjalankan fungsi jurnalistik, wartawan memiliki peran sebagai penyampai informasi sekaligus bagian dari kontrol sosial.
Karena itu, verifikasi informasi, keberimbangan pemberitaan, profesionalitas, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Pengalaman Agung selama bertugas di kepolisian menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.
Kini, setelah tidak lagi berada dalam struktur kepolisian, ia menjalankan peran yang berbeda melalui Forum Wartawan Pati.
Dari institusi Bhayangkara menuju ruang pengabdian masyarakat, perjalanan Agung Suharyono memasuki babak baru. Kali ini, pengabdian tersebut dilakukan melalui pembinaan organisasi kewartawanan dan penguatan komunikasi publik di Kabupaten Pati.
Editor: Heroe














