Lapas Pati Olah Kotoran Ayam dan Bebek Jadi Pupuk Kompos
PATI – NOTOPROJO.ID
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati memanfaatkan limbah dari kegiatan peternakan untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kotoran ayam dan bebek diolah menjadi pupuk kompos yang selanjutnya dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian di lingkungan lapas.
Kegiatan pengolahan tersebut dilakukan pada Senin (14/9/2026) dengan memanfaatkan kotoran ayam dan bebek yang dikumpulkan dari area peternakan Lapas Kelas IIB Pati.
Kotoran ternak tersebut kemudian melalui proses fermentasi menggunakan bahan pendukung berupa molases, EM4 pertanian, dan air. Pengolahan itu dilakukan untuk mengurangi limbah peternakan sekaligus menghasilkan bahan yang memiliki nilai guna.
Pupuk kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang pertumbuhan berbagai tanaman yang dibudidayakan di lingkungan lapas, antara lain cabai, tomat, terong, dan sejumlah tanaman lainnya.
Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, mengatakan pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan lapas.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memanfaatkan limbah dari kegiatan peternakan agar memiliki nilai guna dan tidak terbuang begitu saja,” kata Suprihadi.
Menurut dia, pengolahan kotoran ayam dan bebek menjadi pupuk kompos juga mendukung pengelolaan lingkungan sekaligus menunjang kegiatan pertanian yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIB Pati.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dengan mengubah limbah peternakan menjadi produk yang bermanfaat bagi kegiatan budidaya tanaman.
Editor : Agus suprianto













