Talud Jalan Pertanian Dukuh Pondok Tanjunganom Rampung, Akses Petani Lebih Lancar Saat Musim Hujan
PATI – NOTOPROJO.ID
Pembangunan talud Jalan Pertanian di Dukuh Pondok, Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, akhirnya rampung dan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
Proyek infrastruktur tersebut menjadi kabar baik bagi warga karena keberadaan talud membuat akses jalan menuju lahan pertanian menjadi lebih kuat dan aman. Sebelumnya, kondisi jalan pertanian kerap mengalami kerusakan, terutama ketika musim hujan tiba. Jalan yang licin, berlumpur hingga rawan tergerus air menjadi kendala bagi petani saat menuju sawah maupun mengangkut hasil panen.
Dengan selesainya pembangunan talud, masyarakat kini lebih terbantu. Akses menuju lahan pertanian menjadi lebih lancar sehingga aktivitas petani, mulai dari mengolah lahan hingga membawa hasil pertanian, dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Masyarakat menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Kepala Desa Tanjunganom Patman menyampaikan bahwa pembangunan talud jalan pertanian tersebut sangat membantu pemerintah desa dalam menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Dengan adanya proyek infrastruktur, dalam hal ini talud jalan pertanian, sangat membantu pemerintahan desa. Keuangan Dana Desa ada keterbatasan dan penggunaannya juga sudah diplot untuk berbagai kebutuhan. Dengan adanya bantuan keuangan dari pemerintah kabupaten, pemerintah desa menjadi sedikit lebih longgar dalam mengalokasikan anggaran,” ujarnya.Minggu (23/08/26)
Menurutnya, dukungan bantuan keuangan dari pemerintah daerah menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di desa. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya dapat dibiayai melalui Dana Desa tetap bisa mendapatkan perhatian.
“Bantuan seperti ini sangat berarti bagi desa. Kami tentu berterima kasih karena pembangunan bisa berjalan dan masyarakat langsung merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Pembangunan talud juga dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan akses pertanian. Selain memperkuat sisi jalan, talud diharapkan mampu mengurangi risiko kerusakan akibat aliran air ketika curah hujan tinggi.
Bagi masyarakat Dukuh Pondok, keberadaan infrastruktur tersebut bukan sekadar pembangunan fisik. Jalan pertanian yang lebih baik berarti semakin mudahnya mobilitas petani, distribusi hasil panen, serta aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada sektor pertanian.
Pemerintah desa berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut. Dengan perawatan bersama, infrastruktur diharapkan tetap berfungsi optimal dan mampu menunjang aktivitas pertanian masyarakat dalam jangka panjang.
Dengan selesainya pembangunan talud ini, warga berharap akses pertanian semakin lancar, terutama saat musim hujan, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tanjunganom.
Penulis : Heroe













