• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Berita Lokal

Lawan Dominasi Gadget, Chandra Ajak Anak Pati Kembali Gemar Mendongeng

Redaksi by Redaksi
Agustus 22, 2026
in Berita Lokal
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lawan Dominasi Gadget, Chandra Ajak Anak Pati Kembali Gemar Mendongeng

PATI – NOTOPROJO.ID

Di tengah derasnya penggunaan teknologi dan media sosial, Pemerintah Kabupaten Pati mendorong dongeng kembali menjadi bagian penting dalam tumbuh kembang anak. Dongeng dinilai tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menanamkan nilai kebaikan, kejujuran, sekaligus mengasah imajinasi dan kreativitas.

Pesan tersebut disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri Workshop Mendongeng yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Pati di GOR Pesantenan Pati, Jumat (21/8/2026).

Chandra mengatakan, dongeng memiliki kekuatan dalam membentuk daya ingat dan karakter anak. Menurutnya, kebiasaan mendengarkan cerita sejak kecil dapat meninggalkan kesan yang kuat hingga seseorang beranjak dewasa.

“Di tengah gempuran teknologi dan media sosial seperti TikTok yang menyita perhatian anak-anak, dongeng terbukti mampu menorehkan daya ingat yang sangat kuat sepanjang hidup untuk membentuk generasi yang kreatif dan berkarakter,” kata Chandra.

Ia kemudian mengenang masa kecilnya ketika akses hiburan belum sebanyak sekarang. Saat itu, televisi masih hitam putih dan menggunakan aki, sementara cerita anak banyak didengarkan melalui kaset.

“Dulu, ketika televisi masih hitam putih dan menggunakan aki, saya sering mendengarkan cerita seperti Danau Toba, Timun Mas, serta Bawang Merah dan Bawang Putih,” ujarnya.

Menurut Chandra, kondisi anak-anak saat ini jauh berbeda. Kehadiran telepon seluler dan media sosial membuat anak memiliki akses informasi dan hiburan yang sangat luas. Karena itu, diperlukan aktivitas yang mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dengan kemampuan imajinasi anak.

“Dongeng harus terus didukung agar anak memiliki imajinasi, kreativitas, dan inovasi untuk menghadapi perkembangan zaman yang bergerak sangat cepat, termasuk menghadapi kemajuan teknologi seperti Artificial Intelligence,” tegasnya.

Bagian dari Festival Literasi

Sementara itu, Kepala Dinarpus Kabupaten Pati Sukardi menjelaskan, Workshop Mendongeng merupakan bagian dari rangkaian Festival Literasi 2026.

Kegiatan tersebut didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Perpustakaan Nasional RI Tahun 2026 serta mendapat dukungan dari APBD Kabupaten Pati.

Sukardi berharap peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan selama workshop, tetapi juga mampu menerapkan dan menularkan keterampilan mendongeng kepada masyarakat di sekitarnya.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi mampu menularkan ilmu mendongeng kepada lingkungan sekitar, sekolah, dan keluarga,” kata Sukardi.

Festival Literasi 2026 diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya lomba perpustakaan desa, sekolah dan KBM, lomba bertutur, serta resensi buku.

Selama sepekan pelaksanaan festival, Dinarpus juga menggelar bazar UMKM, bedah buku, workshop mendongeng, pelatihan membuat komik, lomba menggambar tingkat SD hingga panggung interaktif Kampung Dongeng.

“Dinarpus lebih berfokus pada pemberdayaan literasi di masyarakat luas, sedangkan literasi formal di sekolah menjadi ranah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” jelas Sukardi.

Workshop tersebut menghadirkan Bagus Arya sebagai narasumber. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA dan SMK, guru atau pendidik, pegiat literasi, komunitas dongeng hingga masyarakat umum.

Materi workshop diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mendengar, memperkaya kosakata, mengembangkan kemampuan berbahasa dan berpikir kritis, serta membangun hubungan emosional antara anak dengan orang tua maupun pendidik.

Melalui kegiatan tersebut, Dinarpus berharap budaya mendongeng dapat kembali hidup di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dongeng diharapkan menjadi salah satu cara sederhana untuk menumbuhkan minat membaca sekaligus membentuk generasi Pati yang kreatif, berkarakter dan mampu menghadapi perkembangan teknologi.

Previous Post

Adhyaksa Cup Perdana di Pati Diikuti 43 Tim, Jadi Ajang Pembinaan Pesepak Bola Muda

Redaksi

Redaksi

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

Lawan Dominasi Gadget, Chandra Ajak Anak Pati Kembali Gemar Mendongeng

Agustus 22, 2026

Adhyaksa Cup Perdana di Pati Diikuti 43 Tim, Jadi Ajang Pembinaan Pesepak Bola Muda

Agustus 22, 2026

Jaga Kondusivitas, Pemkab Pati Dorong Ekonomi dan Investasi Tetap Bergerak

Agustus 22, 2026

Adhyaksa Cup 2026, Sinergi PSSI dan Kejari Pati Dorong Sepak Bola Usia Dini Berkarakter

Agustus 22, 2026

Recent News

Lawan Dominasi Gadget, Chandra Ajak Anak Pati Kembali Gemar Mendongeng

Agustus 22, 2026

Adhyaksa Cup Perdana di Pati Diikuti 43 Tim, Jadi Ajang Pembinaan Pesepak Bola Muda

Agustus 22, 2026

Jaga Kondusivitas, Pemkab Pati Dorong Ekonomi dan Investasi Tetap Bergerak

Agustus 22, 2026

Adhyaksa Cup 2026, Sinergi PSSI dan Kejari Pati Dorong Sepak Bola Usia Dini Berkarakter

Agustus 22, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Derap Hukum
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • KULINER
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

Lawan Dominasi Gadget, Chandra Ajak Anak Pati Kembali Gemar Mendongeng

Agustus 22, 2026

Adhyaksa Cup Perdana di Pati Diikuti 43 Tim, Jadi Ajang Pembinaan Pesepak Bola Muda

Agustus 22, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika