Pentas Tari Kolosal Hadirkan 1.000 Penari, Alun-Alun Pati Bakal Bergemuruh
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati kembali menghadirkan pertunjukan seni dan budaya dalam rangkaian Festival Adhi Loka 2026. Salah satu agenda yang dipastikan menjadi perhatian masyarakat adalah Pentas Tari Kolosal yang akan digelar di Alun-Alun Simpang Lima Kabupaten Pati, Minggu (23/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Pertunjukan spektakuler tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda, pelaku seni, sanggar kesenian, dan seniman Pati untuk menampilkan kreativitas serta kekayaan budaya daerah.

Pentas tari kolosal ini akan melibatkan sekitar 1.000 penari yang dipadukan dengan penampilan sanggar kesenian, musik, serta para seniman Pati. Ribuan penari akan tampil secara bersama-sama dalam sebuah pertunjukan yang mengangkat semangat kebersamaan dan kekayaan seni budaya Kabupaten Pati.
Beragam kreasi seni, gerakan tari, musik, kostum, serta karakter budaya daerah akan dipadukan menjadi sebuah pertunjukan kolosal. Kehadiran ribuan penari di ruang terbuka Alun-Alun Simpang Lima Pati diperkirakan mampu menghadirkan suasana meriah sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Bayangkan ribuan kaki bergerak serempak, mengikuti irama musik dan rangkaian koreografi yang telah dipersiapkan. Pertunjukan tersebut tidak hanya menyuguhkan tontonan, tetapi juga menjadi gambaran semangat generasi muda dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Pati.
Salah satu peserta, Stevani Alena Wijaya, siswi kelas 8H SMP Negeri 5 Pati, mengaku sangat senang mendapat kesempatan menjadi bagian dari tari kolosal tersebut.
Hal itu disampaikan Stevani saat ditemui redaksi seusai mengikuti latihan di Alun-Alun Pati. Menurutnya, mengikuti tari kolosal menjadi pengalaman yang membanggakan karena dirinya dapat ikut memberikan kontribusi dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Pati.
“Saya siswa kelas 8H SMP Negeri 5 Pati. Saya sangat bangga dan senang bisa mewakili SMP Negeri 5 Pati dalam tari kolosal ini,” ujar Stevani.Sabtu (22/08/26)
Vani, sapaan akrabnya, mengaku antusias mengikuti latihan bersama para peserta lainnya. Baginya, tampil bersama ribuan penari merupakan pengalaman istimewa yang akan menjadi kenangan tersendiri.
Ia juga merasa bangga karena dapat ikut mempersembahkan sebuah pertunjukan seni untuk masyarakat Pati.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan tari kolosal di Alun-Alun Pati. Saya ingin memberikan kontribusi dan mempersembahkan penampilan terbaik untuk masyarakat Pati dalam rangka Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati,” katanya.
Menurutnya, persiapan latihan yang dilakukan bersama peserta lainnya menjadi pengalaman berharga. Selain belajar mengenai seni tari, para peserta juga dituntut untuk menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan mengikuti setiap gerakan secara serempak.
diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerah.
Melalui keterlibatan 1.000 penari, sanggar kesenian, musik, dan seniman Pati, pentas tari kolosal ini diharapkan mampu menjadi persembahan istimewa dalam memperingati Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Pati kepada masyarakat luas.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Paryanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan, pentas tari kolosal dalam rangkaian Festival Adhi Loka 2026 tersebut akan melibatkan sekitar 1.000 peserta.
“Jumlah peserta tari kolosal sekitar 1.000 orang,” ujar Paryanto.
Keterlibatan ribuan peserta tersebut diharapkan mampu menghadirkan pertunjukan seni yang meriah sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan seni budaya daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Pati.
Minggu pagi, 23 Agustus 2026, Alun-Alun Simpang Lima Pati pun diproyeksikan menjadi panggung besar kebudayaan, tempat ribuan penari menyatukan gerak dan semangat untuk Pati.
Penulis : Heroe














