HKG PKK ke-54, Dwi Risma Ajak Budaya Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga
PATI – NOTOPROJO.ID
Budaya hidup sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Pesan itu disampaikan Plt Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, saat memimpin Senam Sehat dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di halaman Kantor Setda Kabupaten Pati, Jumat (3/7).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus TP PKK kabupaten dan kecamatan, kader PKK, serta berbagai organisasi kewanitaan di Kabupaten Pati. Senam sehat menjadi bagian dari kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sekaligus ajakan untuk membiasakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dwi Risma menegaskan, peringatan HKG PKK ke-54 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat peran PKK dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai pilar kemajuan Kabupaten Pati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini konsisten mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Melalui senam sehat ini, mari kita jadikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai budaya sehari-hari, dimulai dari kader PKK yang menjadi garda terdepan di tengah masyarakat,” ujar Dwi.
Selain mengampanyekan pentingnya gaya hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan antarkader PKK, serta memperkuat sinergi dengan organisasi kewanitaan di Kabupaten Pati.
Instruktur senam, Dwi Puji Astuti, berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut, bukan hanya saat peringatan tertentu. Kesehatan merupakan isu yang sangat penting, sehingga olahraga bersama seperti ini dapat meningkatkan kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Suhartini, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, senam bersama tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antarkader PKK dan organisasi perempuan.
“Ke depan saya berharap pesertanya tidak hanya dari instansi, tetapi juga melibatkan masyarakat Pati secara lebih luas sehingga suasananya semakin meriah dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” pungkasnya.













