• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Edukasi

Mak Ijah, “Benteng Terakhir” Abrasi di Sayung, Dapat Rumah Apung dari Pemprov Jateng

Redaksi by Redaksi
April 24, 2026
in Edukasi
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mak Ijah, “Benteng Terakhir” Abrasi di Sayung, Dapat Rumah Apung dari Pemprov Jateng


DEMAK — NOTOPROJO.ID


Di tengah kepungan air laut yang terus menggerus daratan pesisir, Pasijah atau akrab disapa Mak Ijah tetap bertahan. Perempuan 56 tahun itu menjadi satu-satunya warga yang masih tinggal di Dusun Rejosari Senik, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak—wilayah yang kini nyaris tenggelam akibat abrasi.


Bertahun-tahun, Mak Ijah melawan perubahan alam dengan caranya sendiri: menanam dan merawat mangrove. Upaya itu ia lakukan secara mandiri, bahkan harus membuat bibit sendiri karena keterbatasan.


“Dulu desa ini petani, ada sawah, palawija, semuanya ada. Tapi sejak tahun 2000 mulai sering kena rob. Lama-lama airnya makin naik,” ujar Mak Ijah saat ditemui, Jumat (24/4/2026).


Abrasi yang semakin parah sejak 2010 membuat sebagian besar wilayah berubah menjadi lautan. Warga pun perlahan meninggalkan kampung halaman. Dari sekitar 200 kepala keluarga, kini hanya keluarga Mak Ijah yang masih bertahan.


Alih-alih pergi, ia memilih menjaga tanah kelahirannya. Mangrove yang ditanamnya kini tumbuh dan berfungsi sebagai penahan abrasi sekaligus habitat berbagai biota laut seperti ikan, kepiting, hingga burung. Karena konsistensinya, Mak Ijah dikenal sebagai “pejuang terakhir” dan dijuluki “Kartini Laut Sayung”.


Namun, bertahan di tengah laut bukan tanpa risiko. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia harus menempuh perjalanan 15–30 menit menggunakan perahu menuju daratan, lalu melanjutkan perjalanan dengan sepeda ke pasar.


“Kalau ombak besar ya sulit, kadang tidak bisa tidur. Tapi saya sudah terbiasa,” tuturnya.


Rumah yang ia tempati pun terus diperkuat secara mandiri, ditinggikan sedikit demi sedikit dengan material seadanya, termasuk memanfaatkan sisa bangunan rumah warga yang telah roboh.
Di tengah perjuangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan rumah apung.Bantuan itu merupakan perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.


“Alhamdulillah langsung diberikan. Senang sekali, kalau rob besar bisa dipakai untuk tinggal,” kata Mak Ijah.


Rumah apung tersebut menjadi solusi adaptif saat air pasang tinggi, sekaligus mendukung aktivitasnya dalam merawat mangrove. Meski begitu, tantangan tetap ada. Gelombang besar kerap merusak bibit yang baru ditanam.


“Kalau tidak saya tanami, mungkin sudah habis dari dulu,” ucapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menjelaskan bahwa program rumah apung merupakan bagian dari solusi jangka panjang untuk wilayah pesisir yang terdampak rob, khususnya di Desa Bedono dan Timbulsloko.


Program tersebut juga merupakan usulan Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, melalui program PKK Sigap Tanggap Bencana (Sigab), dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan sektor swasta seperti Bank Jateng.


Hingga akhir 2025, sebanyak 15 unit rumah apung telah dibangun. Pada 2026, jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 20 unit, dengan mayoritas pendanaan berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah.


Di tengah segala keterbatasan, Mak Ijah tetap teguh. Baginya, bertahan bukan sekadar pilihan, melainkan bentuk pengabdian untuk menjaga alam dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.


“Alhamdulillah, saya bersyukur. Yang penting bisa terus merawat mangrove,” ujarnya.


Reporter: Idjlal
Editor: Agus Suprianto

Previous Post

Bupati Rembang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Waru

Next Post

30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz, Khataman Al-Qur’an Digelar Rutin Tiap 40 Hari

Redaksi

Redaksi

Next Post

30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz, Khataman Al-Qur’an Digelar Rutin Tiap 40 Hari

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz, Khataman Al-Qur’an Digelar Rutin Tiap 40 Hari

April 24, 2026

Mak Ijah, “Benteng Terakhir” Abrasi di Sayung, Dapat Rumah Apung dari Pemprov Jateng

April 24, 2026

Bupati Rembang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Waru

April 24, 2026

Sarang dan Sumber Kuasai Pesta Siaga Rembang 2026

April 24, 2026

Recent News

30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz, Khataman Al-Qur’an Digelar Rutin Tiap 40 Hari

April 24, 2026

Mak Ijah, “Benteng Terakhir” Abrasi di Sayung, Dapat Rumah Apung dari Pemprov Jateng

April 24, 2026

Bupati Rembang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Waru

April 24, 2026

Sarang dan Sumber Kuasai Pesta Siaga Rembang 2026

April 24, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz, Khataman Al-Qur’an Digelar Rutin Tiap 40 Hari

April 24, 2026

Mak Ijah, “Benteng Terakhir” Abrasi di Sayung, Dapat Rumah Apung dari Pemprov Jateng

April 24, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika