Posyandu Naik Level: Dari Layanan Ibu-Anak Jadi Garda Kesehatan Semua Usia di Pati
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati mendorong transformasi Posyandu menjadi layanan kesehatan berbasis siklus hidup. Tak lagi sekadar melayani ibu dan anak, Posyandu kini diarahkan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dari bayi hingga lansia.
Upaya penguatan peran Posyandu itu mengemuka dalam kegiatan Advokasi Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan yang digelar di Hotel Safin Pati, Selasa (21/4/2026).
Ketua TP Posyandu Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa Posyandu merupakan salah satu pilar strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat yang harus terus diperkuat, baik dari sisi kelembagaan maupun layanan.
“Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengoptimalkan peran Posyandu,” ujar Dwi.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dispermades, jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, serta Tim Penggerak PKK dari tingkat kecamatan hingga desa.
Dwi menjelaskan, penguatan Posyandu memiliki landasan hukum yang jelas, mulai dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), hingga Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.
Menurutnya, arah kebijakan nasional saat ini juga mendukung transformasi tersebut. Kementerian Kesehatan tengah melakukan reformasi sistem kesehatan melalui enam pilar utama, salah satunya transformasi layanan primer.
“Transformasi ini bertujuan menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, komprehensif, dan merata bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Seiring kebijakan itu, Posyandu kini mengalami perluasan fungsi. Layanan tidak lagi terbatas pada ibu dan anak, tetapi mencakup seluruh siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia.
Tak hanya itu, pelayanan juga diperkuat melalui kunjungan rumah oleh kader yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.
Dwi menekankan pentingnya dukungan lintas sektor, khususnya di tingkat desa. Ia berharap peran Ketua TP Posyandu Desa dapat menjadi penggerak advokasi kepada kepala desa agar kebijakan yang diambil berpihak pada penguatan Posyandu.
“Dukungan nyata dari seluruh pemangku kepentingan sangat menentukan keberlanjutan Posyandu,” tegasnya.
Ia pun optimistis, dengan sinergi yang kuat, Posyandu di Kabupaten Pati akan semakin maju, berkualitas, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di setiap fase kehidupan.
Penulis : Heroe














