Jembatan Lumbungmas Nyaris Ambles Usai Hujan Deras, DPUTR–BPBD Siapkan Skema Dana Darurat
PATI — NOTOPROJO.ID
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, pada Senin malam (30/3/2026), memicu longsor di akses menuju jembatan penghubung antar dukuh di Desa Lumbungmas. Kondisi ini membuat struktur jembatan berada dalam ancaman serius dan nyaris ambles.
Longsoran terjadi pada bahu jalan tepat sebelum jembatan, dengan lebar cukup signifikan hingga berpotensi merusak konstruksi utama. Warga setempat pun bergerak cepat dengan memasang penanda darurat berupa batang pohon pisang di sekitar titik longsor untuk mencegah kecelakaan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan bahwa penanganan kerusakan masih menunggu koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena masuk kategori bencana.
“Kerusakan sayap jembatan di Lumbungmas Pucakwangi terjadi akibat bencana. Saat ini kami menunggu koordinasi dengan BPBD karena belum masuk dalam rencana penanganan pada anggaran murni 2026. Biasanya penanganan menggunakan dana Biaya Tidak Terduga (BTT), atau akan kami usulkan dalam perubahan anggaran 2026,” ujar Hasto, Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan oleh petugas DPUTR, longsoran memiliki panjang sekitar 8 meter dengan ketinggian mencapai 4,5 meter. Kondisi ini dinilai cukup membahayakan, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Pemerintah daerah kini didorong untuk segera mengambil langkah cepat guna mencegah kerusakan yang lebih parah sekaligus memastikan keselamatan warga.
Editor : Heroe














