Gerak Cepat Polisi Ungkap Curanmor di Juwana, Motor Hilang Saat Subuh Ditemukan dalam Sehari
PATI – NOTOPROJO.ID
Aksi cepat jajaran kepolisian di wilayah Juwana, Kabupaten Pati, berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian sepeda motor yang sempat meresahkan warga. Sepeda motor milik warga yang hilang saat ditinggal salat subuh berjamaah, ditemukan kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4/2026) di depan Mushola Nurul Huda, Desa Bajomulyo. Korban, Suparno, kehilangan sepeda motor jenis Yamaha Mio berwarna merah marun.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Juwana AKP Mudofar mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu laporan masuk, anggota kami langsung melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan,” ujar Mudofar.
Dari hasil penelusuran, polisi mendapatkan informasi dari warga terkait keberadaan kendaraan yang mencurigakan di area semak-semak wilayah Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana.
Petugas kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi lokasi. Hasilnya, sepeda motor milik korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di area semak-semak.
Penemuan itu dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPDA Moh. Sayfudin. Motor tersebut selanjutnya diamankan ke Mapolsek Juwana untuk proses identifikasi dan pemeriksaan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga menggunakan kunci palsu untuk menjalankan aksinya saat kendaraan diparkir di depan mushola.
“Dugaan sementara, pelaku menggunakan kunci palsu. Saat ini identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan,” kata Mudofar.
Setelah melalui proses verifikasi kepemilikan dan administrasi, sepeda motor tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada pemiliknya pada Selasa (7/4/2026) di Mapolsek Juwana.
Polisi menegaskan, seluruh proses mulai dari pelaporan hingga pengembalian barang bukti dilakukan tanpa biaya.
“Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan terus melakukan pengembangan kasus. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan.
“Kami minta warga lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya
Sumber : Humas Polrestapati














