• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Cerita Budaya Indonesia

Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas,Edukasi Sejarah untuk Masa Depan

Redaksi by Redaksi
Februari 16, 2026
in Cerita Budaya Indonesia
0
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas,
Edukasi Sejarah untuk Masa Depan


BANYUMAS – NOTOPROJO ID

Langit di atas Kota Purwokerto, Banyumas tampak berselimut mendung tipis. Alih-alih membawa suasana muram, awan kelabu yang menggantung justru menghadirkan hawa sejuk yang menenangkan, seolah alam turut memberikan restu bagi perjalanan sejarah Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas.

Suara gamelan yang mengalun lirih, memecah keheningan di halaman Rumah Dinas Wakil Bupati, Minggu (15/2/2026). Di bawah naungan langit mendung, warna-warni pakaian adat Jawa Banyumasan yang dikenakan para peserta kirab, tampak lebih tajam dan elegan.

Tidak ada terik yang menyengat, hanya semilir angin yang membawa aroma dupa, menambah kesan magis kala prosesi penyerahan pusaka dimulai oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono.

Saat empat pusaka kebesaran: Tombak Kiai Genjring, Keris Nala Praja, Keris Gajah Endra, dan Keris Kiai Sempana Bener mulai diarak, suasana berubah menjadi begitu khidmat.

“Rika kabeh tak jaluki tulung supaya ngirepna pusaka piandele Praja Banyumas (Kalian semua saya minta tolong agar membawa pusaka kebanggaan Praja Banyumas),” kata bupati melepas peserta kirab.

Suba Manggala memimpin barisan dengan langkah yang tegap namun tenang, di atas aspal jalanan Purwokerto yang masih lembap.

Kilauan logam dari pusaka-pusaka tersebut sesekali tertangkap mata, kontras dengan latar belakang langit yang teduh.

Warga yang memadati tepian jalan tampak tenang, tidak perlu berdesakan mencari peneduh, karena mendung pagi itu telah menjadi payung alami bagi mereka.

Iring-iringan yang membawa foto-foto para pendahulu (Bupati ke-2 hingga ke-31), bergerak perlahan namun pasti menuju Pendopo Si Panji.

Di bawah langit yang tetap setia dengan mendungnya, prosesi ini bukan sekadar parade, melainkan sebuah jembatan waktu yang menghubungkan masa lalu yang agung, dengan masa depan Banyumas yang gemilang.

Hingga pusaka-pusaka tersebut akhirnya dileremkan atau diistirahatkan di Gedung Pusaka, suasana sejuk tetap terjaga, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pasang mata yang menyaksikan.

“Momentum hari jadi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadi lebih sejahtera, produktif, dan adil sesuai visi Banyumas PAS,” kata Sadewo.

Kehadiran pusaka-pusaka ini menjadi daya tarik luar biasa bagi warga. Desi, warga Banyumas yang sudah bersiap di lokasi sejak pukul 09.00 WIB, mengaku terpukau dengan prosesi tersebut.

Baginya, kirab itu adalah kesempatan langka untuk melihat langsung simbol sejarah daerahnya.

“Acaranya bagus banget ya, kita jadi tahu bupati-bupati terdahulu, kita jadi tahu sejarah,” ungkap Desi dengan antusias.

Dia bahkan tak menyangka bisa melihat pusaka asli secara langsung.

“Eh, ternyata pusakanya beneran ada. Harapannya untuk Hari Jadi Banyumas kali ini, menjadi lebih baik lagi.”

Senada dengan Desi, Imam Arif Budiman menjadikan momentum kirab ini sebagai sarana pendidikan luar ruang bagi keluarganya. Memboyong istri dan kedua anaknya, Imam ingin memastikan nilai-nilai budaya Banyumasan tetap dikenal oleh anak-anaknya sejak dini.

“Tujuannya ya memperkenalkan budaya Banyumas, hiburan, dan pendidikan juga, biar anak-anak tahu sejarah Banyumas,” ujar Imam.

Sebagai warga yang setia menonton kirab setiap tahun, dia berharap tradisi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya.

“Semoga Banyumas ke depannya lebih maju, lebih sejahtera, dan acara seperti ini diadakan terus,” imbuhnya.

Prosesi kirab pusaka berlangsung dari pukul 08.40 WIB, dan selesai sekitar pukul 14.30 WIB dengan rute sejauh 1,2 kilometer.

Sehari sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, juga sempat meresmikan Wahana Wisata dan Edukasi Sejarah D’Sabin Banokeling di Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas.

Peresmian itu sebagai wujud dukungan Pemprov Jateng dalam melestarikan sejarah dan menjaga tradisi leluhur untuk generasi penerus. Wahana tersebut bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan pusat edukasi yang mengangkat sejarah Kerajaan Pasir Luhur.

“Sejarah dan tradisi dalam perkembangan zaman itu sudah semakin luntur. Karenanya harus terus dilestarikan,” pungkasnya.

Reporter : Idjlal
Editor : Agus suprianto

Previous Post

Meriahnya Dugderan Semarang Jelang Ramadan

Next Post

Keberagaman Perayaan Imlek di Pasar Semawis Pecinan  Semarang Meriah

Redaksi

Redaksi

Next Post

Keberagaman Perayaan Imlek di Pasar Semawis Pecinan  Semarang Meriah

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

Korlap Unjuk Rasa Apresiasi dan Dukung Polresta Pati dalam Menjaga Kondusifitas

Mei 4, 2026

Aksi Forum Nelayan Besar Pati Berlangsung Kondusif, Kapolresta: Aspirasi Tersampaikan dengan Baik

Mei 4, 2026

Izin Pesantren di Tlogowungu Diusulkan Agar Dicabut Permanen

Mei 4, 2026

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Embung Beketel, Polisi Selidiki Keterkaitan dengan Ceceran Darah

Mei 4, 2026

Recent News

Korlap Unjuk Rasa Apresiasi dan Dukung Polresta Pati dalam Menjaga Kondusifitas

Mei 4, 2026

Aksi Forum Nelayan Besar Pati Berlangsung Kondusif, Kapolresta: Aspirasi Tersampaikan dengan Baik

Mei 4, 2026

Izin Pesantren di Tlogowungu Diusulkan Agar Dicabut Permanen

Mei 4, 2026

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Embung Beketel, Polisi Selidiki Keterkaitan dengan Ceceran Darah

Mei 4, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

Korlap Unjuk Rasa Apresiasi dan Dukung Polresta Pati dalam Menjaga Kondusifitas

Mei 4, 2026

Aksi Forum Nelayan Besar Pati Berlangsung Kondusif, Kapolresta: Aspirasi Tersampaikan dengan Baik

Mei 4, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika