• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kisah Kaliwedi Sragen dari Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Redaksi by Redaksi
Januari 26, 2026
in Berita Terkini
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kisah Kaliwedi Sragen dari Tertinggal Menuju Desa Mandiri

SRAGEN – NOTOPROJO.ID

Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, menjadi contoh nyata keberhasilan pembangunan desa di Jawa Tengah. Dari desa berstatus tertinggal, Kaliwedi kini berhasil naik kelas hingga menyandang predikat desa mandiri.

Perubahan tersebut tidak terjadi secara instan. Berdasarkan Indeks Desa (ID), Desa Kaliwedi, pada 2024 masih tercatat sebagai desa maju. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Daryono, capaian itu menjadi pijakan untuk terus berbenah hingga akhirnya pada 2025 berhasil mencapai status tertinggi sebagai desa mandiri.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Salah satu bentuk dukungan nyata adalah bantuan keuangan (Bankeu) provinsi.

“Pada 2025 kami menerima Bankeu Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 100 juta yang digunakan untuk pengaspalan jalan desa,” ujar Kepala Desa Kaliwedi, Daryono, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan menjadi katalisator penggerak ekonomi desa, khususnya sektor pariwisata dan usaha milik desa (Bumdes). Desa Kaliwedi memiliki destinasi wisata unggulan Waterboom Jambangan Permai, yang dikelola Bumdes.

Dampaknya signifikan. Jumlah pengunjung melonjak dari sekitar 39 ribu orang menjadi lebih dari 80 ribu orang per tahun. Pendapatan waterboom pun meningkat tajam, dari sebelumnya sekitar Rp800 juta per tahun, menjadi Rp1,3 miliar pada 2025.

“Jalan yang sudah mulus membuat akses jauh lebih mudah,” kata Daryono.

Tak hanya pariwisata, imbuhnya, akses infrastruktur yang lebih baik juga mempermudah distribusi berbagai potensi desa lain, seperti sayuran, peternakan, perkebunan kelengkeng dan melon, hingga produksi padi organik.

Kemajuan ekonomi turut mendorong inovasi tata kelola pemerintahan desa. Pemerintah Desa Kaliwedi menerapkan sistem pemerintahan berbasis tiga pilar, yakni pemerintahan, kewilayahan, dan pemberdayaan. Administrasi desa kini berbasis sistem informasi, layanan kesehatan dan posyandu telah memenuhi enam standar pelayanan minimal, serta kesiapsiagaan bencana terus diperkuat.

Di bidang sosial dan budaya, desa juga mengembangkan sanggar tari yang berdiri sejak 2025, dengan melibatkan sekitar 50 anak desa. Seluruh kebijakan desa diputuskan melalui musyawarah desa, dengan prinsip transparansi anggaran.

“Anggaran harus terbuka. Warga harus tahu,” tegas Daryono.

Pada 2026, Pemprov Jawa Tengah kembali mengucurkan Bankeu sekitar Rp400 juta untuk pembangunan rabat beton dan jalan usaha tani, yang menghubungkan desa dengan kawasan agrowisata.

Transformasi serupa juga terjadi di Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Desa itu menulis kisah perubahan, dari sebelumnya berada pada status rendah, namun kini berhasil menjadi desa mandiri.

Kepala Desa Jatibatur, Sutardi, mengatakan, pada 2025 desanya menerima Bankeu Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp100 juta, yang digunakan untuk pengecoran jalan desa.

“Sekarang jauh lebih aman dan nyaman bagi warga maupun pengunjung,” ujarnya.

Keberadaan objek wisata Sendang Kun Gerit semakin jadi primadona, dan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Pendapatan Asli Desa terus meningkat, ditopang oleh Bumdes dan geliat sektor wisata. Infrastruktur yang membaik juga berdampak langsung pada sektor pertanian.

“Dengan dukungan infrastruktur dan sumur-sumur dari dana desa, petani yang dulu hanya panen sekali setahun, sekarang bisa panen hingga tiga kali. Perekonomian warga naik. Desa kami jadi lebih dikenal,” kata Sutardi.

Dia menuturkan, Desa Jatibatur perlahan bangkit dari status desa tertinggal, naik menjadi desa maju, hingga kini menyandang predikat desa mandiri, berkat dukungan berkelanjutan, termasuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso menyampaikan, berdasarkan data Indeks Desa 2025, kondisi desa di Jawa Tengah menunjukkan kemajuan signifikan.

Saat ini, Jawa Tengah memiliki 2.208 desa mandiri, 3.921 desa maju, 1.666 desa berkembang, dan hanya tersisa 15 desa tertinggal. Adapun desa dengan status sangat tertinggal sudah tidak ada lagi. Menurut Nadi, tinggi lonjakan status desa tersebut merupakan hasil pendekatan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD), yang terus didorong Gubernur Ahmad Luthfi.

“Membangun desa tidak bisa dilakukan oleh satu OPD saja, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Kolaborasi menjadi kunci,” ujarnya.

Ditambahkan, peningkatan bantuan keuangan desa menjadi faktor penting. Pada 2024, Bankeu desa dari Pemprov Jawa Tengah mencapai Rp1,6 triliun dan meningkat menjadi Rp1,7 triliun pada 2025.

“Nilainya hampir setara dengan dana desa dari pemerintah pusat. Saat dana desa menurun, bantuan provinsi menjadi angin segar bagi desa,” kata Nadi.

Menurutnya, peningkatan status desa akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Membangun Jawa Tengah itu dimulai dari desa. Ketika desa mandiri dan maju, ekonomi daerah juga ikut tumbuh,” tandas Nadi.

Editor : Heroe

Previous Post

Wapres Gibran Ditemani Wagub Taj Yasin, Berdiskusi dan Berbaur Santai dengan Mahasiswa UKSW

Next Post

Gala Dinner Korpri Fun Run Jadi Ajang Launching Komitmen Pembangunan Manajemen Talenta

Redaksi

Redaksi

Next Post

Gala Dinner Korpri Fun Run Jadi Ajang Launching Komitmen Pembangunan Manajemen Talenta

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

Sidang PK Kasus Penipuan Rp3,1 Miliar Digelar, Dr. Teguh Hartono Soroti Kehadiran Terpidana

Mei 7, 2026

Kuasa Hukum Anifah Ajukan Peninjauan Kembali atas Putusan Mahkamah Agung

Mei 7, 2026

Tipu Investasi Sapi, Pria 40 Tahun di Sukolilo Gasak Rp255 Juta, Kini Ditahan Polisi

Mei 7, 2026

Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati Jadi Tersangka, Polisi Buru Pelaku

Mei 7, 2026

Recent News

Sidang PK Kasus Penipuan Rp3,1 Miliar Digelar, Dr. Teguh Hartono Soroti Kehadiran Terpidana

Mei 7, 2026

Kuasa Hukum Anifah Ajukan Peninjauan Kembali atas Putusan Mahkamah Agung

Mei 7, 2026

Tipu Investasi Sapi, Pria 40 Tahun di Sukolilo Gasak Rp255 Juta, Kini Ditahan Polisi

Mei 7, 2026

Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati Jadi Tersangka, Polisi Buru Pelaku

Mei 7, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

Sidang PK Kasus Penipuan Rp3,1 Miliar Digelar, Dr. Teguh Hartono Soroti Kehadiran Terpidana

Mei 7, 2026

Kuasa Hukum Anifah Ajukan Peninjauan Kembali atas Putusan Mahkamah Agung

Mei 7, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika