Seorang Anak 9 Bulan Menjadi Korban Ayah Tirinya ,Alami Luka Serius dan Dilarikan ke RSUD Soewondo Pati
PATI – NOTOPROJO.ID
Seorang anak berinisial AM, berusia 9 bulan menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya, hingga mengalami luka serius di tangan dan mendapatkan perawatan khusus dari medis.
Ayah tiri yang kejam dan biadab, berinisial RAP (31) tega melempar Bocah mungil yang baru berumur sembilan bulan ke Lantai. Dan saat ini masih menjalani Opname di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo Pati bahkan terindikasi patah tulang.
(Ketua LSM Harimau Pati Harwito )
Mengetahui kejadian itu, Ketua LSM Harimau DPC Kabupaten Pati Harwito, mengintruksikan anggotanya untuk melakukan pendampingan dalam pelaporan ke Polresta Pati.
“Saya perintahkan anggota LSM Harimau untuk mengawal kasus penganiayaan terhadap anak yang baru berumur sembilan bulan sampai tuntas,” terangnya, Jum’at (13/6/2025).
Bambang dan Dewi Fatmah bersama anggota LSM Harimau lainnya yang mendampingi pelaporan itu menambahkan, jika ayah tiri inisial RAP merupakan warga Desa Mintorahayu, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati dan DN (37) ibu balita yang akrab disapa “Nduk”.
Untuk diketahui RAP dan DN menikah baru sekitar lima (5) bulan yang lalu. Perbuatan biadab tersebut terjadi pada Minggu (08/06/2025) pagi sekira pukul 08.00 WIB, setelah pelaku pulang ke rumah usai main dari tempat temannya.dan mendapati anaknya rewel.
“Sesampai rumah, DN mendapati anaknya rewel, gegara itulah suaminya menganiaya anak AM (anak balita), dengan cara memasukan sambal dan balsem merek Geliga ke mulut dan mata anak, lalu menutupinya dengan lakban,” tutur Dewi.
Saat ibu DN hendak menolong anaknya,sang suami malah makin beringas,hingga DN pun turut menjadi sasaran pelampiasan emosional RAP dengan cara memukulnya. Bahkan semakin tak terkendali, yakni melempar anak ke lantai.
“Anak dibungkus dengan kain, hanya hidungnya yang terlihat dan membiarkannya hingga seharian tergeletak di lantai.Saat ini RAP sudah diamankan Polisi sejak Kamis (12/6) malam sekira pukul 20.30 WIB,” tambahnya.
Sebelumnya, dirinya terlebih dahulu menjemput korban untuk segera dilarikan ke RSUD Soewondo Pati guna mendapatkan pertolongan lebih lanjut, agar bisa terselamatkan.
“Korban balita kini menjalani rawat inap sejak Rabu (11/8/2025) malam sampai berita ini dirilis. Lantaran pada waktu itu dokter menyarankan untuk dilakukan rawat inap karena korban mengalami penderitaan yang cukup serius,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan tim awak media belum bisa konfirmasi ke pihak Kepolisian dan RSUD Soewondo Pati terkait perkembangan kesehatan anak.
Editor : Agus suprianto















