Hasil Sidak Komisi D DPRD Pati,Dewan Nyatakan RSUD Kayen Sangat Bersih dan Memberikan pelayanan Masyarakat Baik
PATI – NOTOPROJO.ID
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Komisi D melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayen pada Senin (5/5/2025)
Bandang Waluyo yang menjabat Ketua Komisi D mengapresiasi kinerja dari manajemen rumah sakit yang dinilai baik dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.
Bandang menambahkan bahwa sidak yang dilakukan bersama dengan jajaran anggotanya itu melakukan pengawasan ke seluruh fasilitas rumah sakit.Mulai dari ruang pendaftaran hingga ruang rawat inap.
Menurutnya, dari semua tempat fasilitas yang disidak itu pihaknya mengaku terkejut lantaran mulai layanan di depan yakni pendaftaran sampai ruang rawat inap tempatnya bersih dan membuat nyaman pasien.
“Hari ini Komisi D sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayen. Kami melakukan cek mulai UGD, tempat pendaftaran, hingga naik ke lantai 5,kami merasakan kondisi sangat bersih, tempatnya bagus, nyaman,” jelasnya.
Hanya saja ia memberi sejumlah catatan kepada RSUD Kayen. Dia menyebut seperti antrian pengambilan obat yang panjang lantaran terkendala kekurangan tenaga farmasi. Apalagi pasien yang datang setiap hari hampir 200 orang.
“Kita hari ini juga menjadi prioritas adalah gedung terkait cuci darah. Ternyata alatnya cuma 6, gedungnya kurang bagus, kami berharap nanti kita bisa berbicara dengan Pak Sekda, tim TAPD terutama terkait tempat cuci darah,” ungkapnya.
Direktur RSUD Kayen, Bambang Santoso menyampaikan terima kasih atas kunjungan sidak dari Komisi D DPRD Pati.
Pihaknya mengaku masukan dan saran dari Komisi D akan ditindaklanjuti dan dilaksanakan.Terkait tenagakesehatan Bambang mengamini bahwa tenaga farmasi di RSUD Kayen masih kurang sehingga mengakibatkan antrean panjangnya saat menebus obat.
“Ya memang kami Kekurangan tenaga kesehatan di farmasi, ada yang keterima PPPK di puskesmas dan rumah sakit lain. Sehingga tenaga kami berkurang.Namun kami sudah mengajukan penambahan tenaga lagi,”papar Bambang.
Selain itu, Komisi D juga memberikan sorotan terkait lahan parkir. Pihaknya pun berencana akan mengusulkan anggaran untuk membuat parkir di RSUD Kayen.
“Kita lahan parkir dulunya sudah disiapkan. Di tahun 2020, karena ada rekofusing, sehingga tidak bisa. Tetapi ini sebagai catatan betul bagi teman-teman komisi D dengan RSUD Kayen, Nanti di perubahan ini ada perencanaan, supaya di 2026 bisa realisasi,” pungkas Bandang.
Editor : Agus suprianto.














