Gelar Penyerapan Aspirasi MPR RI,Firman Soebagyo minta Masukan Masyarakat Pati Utara
PATI – NOTOPROJO.ID
Anggota MPR RI Firman Soebagyo menggelar Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Asmas ) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dengan tema Ekonomi Kerakyatan Yang Berkeadilan Jumat (25/04/2025) siang.
Dalam kesempatan ini, wakil rakyat yang sering disapa Bapak Pertanian Kabupaten Pati ini meminta masukan kepada masyarakat khususnya di wilayah Pati Utara terkait kondisi dan program yang akan disampaikan kepada pemerintah.

“Saya ini adalah wakil dari masyarakat kabupaten Pati, jadi silahkan sampaikan terkait kondisi masyarakat di bawah dan juga berbagai hal yang nantinya akan saya sampaikan kepada pemerintah,” jelas firman soebagyo.
Dalam acara tersebut Firman Soebagyo yang merupakan anggota DPR RI Komisi IV berasal Dapil III Jateng ini juga memaparkan tentang demokrasi substansial berdasarkan Pancasila, rakyat harus terlibat aktif dalam setiap pembangunan.
Ekonomi kerakyatan yang berkeadilan adalah sistem ekonomi yang berlandaskan pada Pancasila dan gotong-royong, dengan tujuan kesejahteraan masyarakat. Dalam sistem ini, setiap lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap sumber daya ekonomi dan peluang usaha.
Jadi, ekononi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang pelaksanaannya berdasarkan pada kepentingan serta kemakmuran rakyat.
Demikian diungkapkan Anggota DPR/ MPR RI Fraksi Partai Golkar pada Dialog Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Asmas) MPR RI di Aula Kantor Kepala Desa Ngablak Kec Cluwak Pati yang dihadiri 200 orang peserta.
Sementara itu, salah satu peserta Agus yang sekaligus perangkat desa ngablak sangat menyambut baik kegiatan penyerapan Aspirasi anggota MPR RI agar masyarakat mempunyai saluran untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah pusat.
“Kegiatan ini sangat positif dan sangat bermanfaat untuk masyarakat bawah, agar masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dan menjadi saluran masyarakat kepada pemerintah di Jakarta,” jelas agus.
Firman Soebagyo menambahkan bahwa Kegiatan serap aspirasi, dimana kita harus mendengarkan masyarakat yang terkait dengan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, karena akhir akhir ini anak muda ada yang tidak hafal,maka MPR RI mengadakan kajian-kajian dan dirinya sebagai ketua fraksi yang membidangi kajian-kajian ini. Menyerap aspirasi sampai ke tingkat desa, menanyakan ke masyarakat apa saja hambatan dalam pemahaman dan pengamalan pancasila.
Firman memberikan contoh di Lembaga setiap hari mengucapkan doa sebelum dimulai disertai menyanyikan lagu indonesia raya dilanjutkan membaca Pancasila.
“Di gedung DPR RI setiap hari kerja jam 10 :00 pagi selalu menyanyikan lagu indonesia raya bergema,dan budaya ini akan terus menerus dilakukan.” papar Firman.
Terkait realisasi di kabupaten pati Fiman menyampaikan bahwa ,sudah dimulai adanya perbup jam belajar anak sekolah, dan nanti akan disisipkan di dalamnya.Tapi yang kementrian pendidikan akan dibuatkan regulasinya terlebih dahulu ,serta membuat MoU antara MPR RI dan Kementrian secara nasional.
Penulis : Heroe














