Firman Soebagyo Anggota DPR RI Komisi IV Bersama Kementrian LHK, Gelar Bintek dan Sosialisasi Penanganan Sampah
PATI – NOTOPROJO.ID
Firman Soebagyo Anggota Komisi IV DPR RI bersama dengan Direktorat Jenderal Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi tentang Penanganan Sampah di Ballroom Hotel New Merdeka Pati. Rabu (25/09/24).Pagi.
Turut hadir dalam kegiatan Bimtek Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati yang mewakili Ragil Nurwahyudi, Maharani Kristianingsih dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK ) RI, Endah Wahyuningati Anggota DPRD Kabupaten Pati.Masyarakat penerima.PKK,Pramuka,KWT dan Tokoh Masyarakat.

Bimtek dan sosialisasi Penanganan Sampah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong langkah-langkah konkret dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia ini, yang efektif dan efisien dibuka secara langsung oleh Anggota DPR RI Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo SE.MH.
Dalam sambutannya, Firman Soebagyo mengatakan, bahwa penanggulangan sampah masih menjadi permasalahan di Indonesia. Pola penanganan yang kurang baik ditengah masyarakat menjadi salah satu faktor utamanya.Dari sekian jenis sampah, sampah rumah tangga menjadi fokus disini, 75 % Plastik, sisanya Kertas dan ranting. Indonesia menjadi sampah terbesar didunia urutan nomor dua setelah negara cina.
Pendidikan Bimtek menjadi penting sebagai edukasi terkait bahaya sampah,sampah mempunyai dampak negatif pada manusia, akan menimbulkan banyak penyakit bakteri,virus dan lainya termasuk pada gatal kulit.
Oleh karena itu, melalui bimtek tersebut diharapkan bisa menjadi upaya yang akan mengarah pada pengurangan volume sampah, peningkatan daur ulang, dan penggunaan energi dari sampah di indonesia khususnya di kabupaten Pati.
“Sampah itu jangan dianggap tidak membuat masalah, tapi akan membuat masalah. Sampah itu seperti sisa makanan, sampah plastik, yang awalnya memang kita anggap sepele, tapi lama-kelamaan itu bisa jadi bencana,” ujar Firman legislator asli Pati.
Firman Soebagyo menyampaikan, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah rumah tangga dan pengelolaan yang berkelanjutan menjadi peranan yang sangat penting. Sebab itu, para peserta penerima manfaat ini diharapkan bisa berbagi strategi dan inovasi untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
Firman juga menyampaikan, bagaimana solusi atau tip yang dilakukan sampah di rumah tangga, langkah awal dengan cara membedakan jenis sampah yang ada, sampai bisa dipilah pilah, bisa dibuat pupuk kompos .Indonesia yang banyak problem sampah masih import sampah, sampah yang masuk di indonesia ada yang Diselundupkan berbagai barang elektronik,dan dikatakan ilegal. Dirumah tangga praktik terbaik dalam penanganan sampah,sistem pengolahan sampah yang efisien, serta pemanfaatan energi dari sampah.
” Bagi penerima bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk hal yang semestinya, jangan menyalahgunakan bantuan. Kemudian yang paling penting, dari rumah sampah itu harus dipilah, Jadi lingkungan kita harus bersih,” kata firman
Firman juga menyoroti dampak negatif dari peningkatan volume sampah di Pati terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat terutama sampai dari rumah tangga.
“Semoga saya masih di komisi IV DPR RI, biar melanjutkan membawa aspirasi masyarakat. Dengan adanya Bimtek ini manfaatkan dengan baik. Kita sama-sama belajar bahwa bagaimana pentingnya pengendalian sampah ini,” tambah Firman.
Firman berharap, Bimtek penanganan sampah yang digelar oleh Komisi IV DPR RI ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam mengatasi masalah sampah.Dengan melibatkan semua pihak terkait, diharapkan dapat tercipta kesadaran lingkungan yang lebih tinggi dan terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan.Dengan adanya Bimtek ini Diharapkan semua lebih peduli terhadap lingkungan kita.
Penulis : Heroe














