Penerapan Parkir Non Tunai di Pati Direncanakan 2024/2025 Uji Coba di Jl.Panglima Sudirman
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati melalui Kantor Dinas Perhubungan Pati segera menerapkan parkir dengan menggunakan sistem pembayaran dari tunai menjadi non tunai ( e-parkir )masih dalam pengkajian dan segera menerapkan pelaksanaan secepatnya.
Selain memudahkan masyarakat dalam hal pembayaran, sistem non tunai ( e- parkir) ini juga membantu Pemkab Pati untuk memantau besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat dari sektor perparkiran. Sebab nantinya, PAD yang didapat tersebut dipergunakan untuk keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Pati.
Pasalnya, selama ini pemasukan yang didapat dari sektor parkir belum terpantau dengan baik.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Operasionaln (Dalops) Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Nita Agustiningtyas menyatakan bahwa penerapan sistem e-parkir di Kabupaten Pati saat ini masih dalam pendalama ,dan rencana akan dilaksanakan pada akhir 2024 atau awal 2025.
Menurutnya, Dishub Kabupaten Pati belum memutuskan seperti apa nanti teknis pelaksanaannya. Nita menjelaskan bahwa ada beberapa formula yang masih dipertimbangkan dalam penerapan e-parkir, seperti pembayaran nontunai dari pengguna jasa parkir ke juru parkir dan setoran nontunai dari juru parkir ke koordinator untuk disetor ke kas daerah.
Selain itu juga masih memperhatikan Sumber Daya manusia (SDM) yang ada. Semisal faktor usia dan keahlian dalam tehnologi digital.
“Dalam hal ini ada beberapa kendala di lapangan sepertinya ada penolakan terkait teknis pelaksanaan,” ucapnya saat diwawancarai redaksi notoprojo di kantornya.Selasa ( 03/09/24)
Sistem pembayaran parkir non tunai (e parkir) diupayakan guna memudahkan dua hal. Yakni memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran dengan simpel dan Pemkab Pati melalui Dinas Perhubungan Pati untuk memantau berapa sebenarnya PAD yang masuk atau diterima dari sektor parkir.
Dishub Kabupaten Pati juga akan bekerjasama dengan Bank Jateng untuk menerapkan pembayaran parkir secara non tunai (e-parkir).Sebagai pilot project nya diterapkan di Jl Panglima sudirman, uji coba tehnis dan pelaksanaan masih dikoordinasikan dengan pihak bank jateng. Hal lainya belom bisa disampaikan secara detail,sebagai pendukung program ini kami akan melakukan study referensi di beberapa daerah terdekat,memang belom bisa menyeluruh namun setidaknya kita sudah mencoba menerapkan program e-parkir .
Lanjut Nita, penerapan parkir non tunai ( e parkir) dipastikan tidak akan mengurangi lapangan kerja.
“Para juru parkir yang ada di Pati juga kita beri pemahaman dan disosialisasikan sebaik mungkin terkait e-parkir,” pungkasnya
Penulis : Heroe














