Datangi Pati, Wamentan Targetkan Penambahan Luas Tanam Pertanian
PATI – NOTOPROJO.ID
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Pati,Kunjungan itu dilakukan sebagai upaya melakukan penambahan area luas tanam.Jumat (2/8) sore.
Sudaryono sempat meninjau rumah pompa serta balai pengujian standard instrument lingkungan pertanian atau dikenal BSIP yang ada di Kecamatan Jaken.
Dia menyebut telah menargetkan setidaknya penambahan area lahan tanam hingga 1 juta hektare setiap bulannya.
Penambahan itu dilakukan untuk menghadapi fenomena El Nino dan musim kemarau berkepanjangan di masa mendatang.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan penyuluh pertanian serta Dandim se Jawa Tengah untuk koordinasi terkait progam kami beberapa bulan mendatang,” terangnya.
Daryono mengatakan, penambahan itu tak hanya pembukaan lahan baru, namun juga mengefektifkan area lahan yang sudah ada.
Seperti meningkatkan lahan pertanian yang hanya satu kali tanam menjadi dua bahkan tiga kali tanam.
“Maka kami datang ke rumah pompa yang ada di Pati yang telah dibangun tahun 1991 dan lama tidak berfungsi akan coba kami fungsikan kembali. Sehingga lahan yang setahun hanya ditanami sekali coba kami beri air agar bisa lebih menjadi dua bahkan tiga kali,” katanya.
Dia menyebut dengan penambahan area luas tanam itu nantinya juga memiliki banyak manfaat.Selain peningkatan produktivitas meningkat, cadangan pangan tentunya tingkat kesejahteraan petani juga membaik.
“Melihat potensi yang ada Indonesia harusnya mampu swasembada beras. Bahkan seharusnya bisa menjadi lumbung pangan, buah, maupun holtikultura. Bahkan di tingkat internasional. Meskipun hal itu butuh keberpihakan politik dan keputusan besar dalam mendukung sektor pertanian,” ujarnya.
Daryono juga mengaku telah berkoordinasi dengan BRIN. Dia berharap para peneliti di sektor pertanian dapat dikembalikan dalam rangka ditugaskan kembali.Pasalnya Daryono menilai dunia pertanian butuh banyak penelitian yang harus dilakukan.
“Riset dan penelitian menjadi penting. Tak hanya menambah produktivitas tapi bisa membuat bibit yang tahan hama dan cuaca. Pertanian tak bisa dipisahkan dengan penelitian,pungkasnya.
Reporter : Wawan setiawan/SM
Editor : Agus suprianto














