• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Jawa Tengah Terkini

Haornas ke-39 Tahun 2022 Dari Sport Tourism hingga Sekolah Atlet, Ini Kado Ganjar di Haornas 2022

Redaksi by Redaksi
September 9, 2022
in Jawa Tengah Terkini
0
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Haornas ke-39 Tahun 2022 Dari Sport Tourism hingga Sekolah Atlet, Ini Kado Ganjar di Haornas 2022

Surakarta – Notoprojo.id

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 ini menjadi momentum dan semangat untuk mencetak atlet-atlet berprestasi. Ia juga mendorong agar setiap daerah mengembangkan sport tourism yang berkelanjutan.

“Tentu ini semangat. Maka saya coba dialog dengan anak-anak muda, generasi muda, yang punya talenta olahraga, bakat olahraga, atau hobi olahraga. Satu, menjaga kesehatan. Dua, berprestasi. Sekarang prestasi inilah yang coba kita arahkan untuk nantinya bisa menjadi atlet dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih,” kata Ganjar usai menghadiri puncak peringatan Haornas ke-39 tahun 2022 tingkat Jawa Tengah di Stadion R Maladi Sriwedari, Kota Surakarta, Jumat (9/9).

Ganjar mengaku senang karena Haornas tahun ini bisa dirayakan secara terbuka. Antusiasme para siswa, atlet, dan masyarakat yang hadir juga memberikan semangat. Apalagi Haornas kali ini bertempat di Solo (Surakarta) yang memiliki sejarha panjang dalam dunia olahraga di Indonesia. Mulai dari PON pertama sampai yang terakhir adalah ASEAN Para Games yang menggemparkan.

“Ketika prestasi yang tidak terlalu banyak di bidang olahraga, tiba-tiba ASEAN Para Games menggemparkan dan itu dilaksanakan di Solo. Waktunya sangat pendek dan kita melebihi target yang ada, termasuk juara umum,” katanya.

Untuk mencetak atlet berprestasi itu Ganjar juga sudah meminta KONI Jawa Tengah untuk membuat sistem informasi olahraga. Sistem itu dapat digunakan untuk talent scouting terhadap anak-anak yang memiliki bakat hebat di bidang olahraga. Termasuk mencatat atlet-atlet berprestasi agar mendapatkan perhatian terkait masa depannya, baik sisi ekonomi maupun kesejahteraan.

“Kalau ini terus kita perhatikan, kita bisa melihat target-target event yang akan mereka hadapi. Inilah prestasi yang mulai kita catat, kita perhitGanjar Jadikan Haornas 2022 Momentum Untuk Cetak Atlet Berprestasi 

Surakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 ini menjadi momentum dan semangat untuk mencetak atlet-atlet berprestasi. Ia juga mendorong agar setiap daerah mengembangkan sport tourism yang berkelanjutan.

“Tentu ini semangat. Maka saya coba dialog dengan anak-anak muda, generasi muda, yang punya talenta olahraga, bakat olahraga, atau hobi olahraga. Satu, menjaga kesehatan. Dua, berprestasi. Sekarang prestasi inilah yang coba kita arahkan untuk nantinya bisa menjadi atlet dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih,” kata Ganjar usai menghadiri puncak peringatan Haornas ke-39 tahun 2022 tingkat Jawa Tengah di Stadion R Maladi Sriwedari, Kota Surakarta, Jumat (9/9).

Ganjar mengaku senang karena Haornas tahun ini bisa dirayakan secara terbuka. Antusiasme para siswa, atlet, dan masyarakat yang hadir juga memberikan semangat. Apalagi Haornas kali ini bertempat di Solo (Surakarta) yang memiliki sejarha panjang dalam dunia olahraga di Indonesia. Mulai dari PON pertama sampai yang terakhir adalah ASEAN Para Games yang menggemparkan.

“Ketika prestasi yang tidak terlalu banyak di bidang olahraga, tiba-tiba ASEAN Para Games menggemparkan dan itu dilaksanakan di Solo. Waktunya sangat pendek dan kita melebihi target yang ada, termasuk juara umum,” katanya.

Untuk mencetak atlet berprestasi itu Ganjar juga sudah meminta KONI Jawa Tengah untuk membuat sistem informasi olahraga. Sistem itu dapat digunakan untuk talent scouting terhadap anak-anak yang memiliki bakat hebat di bidang olahraga. Termasuk mencatat atlet-atlet berprestasi agar mendapatkan perhatian terkait masa depannya, baik sisi ekonomi maupun kesejahteraan.

“Kalau ini terus kita perhatikan, kita bisa melihat target-target event yang akan mereka hadapi. Inilah prestasi yang mulai kita catat, kita perhitungkan, dan kita bina mereka.  Maka kita dorong mereka yang masih muda ingin menggapai cita-cita, kalau mereka juara kita kasih rekomendasi. Tadi banyak yang mau jadi TNI-POLRI, pegawai, ASN, mungkin di perusahaan kita kasihkan sehingga masa depan mereka akan jauh lebih baik,” jelanya.

Pada peringatan Haornas kal ini Ganjar memberikan penghargaan kepada atlet Jawa Tengah berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional. Mereka adalah Kiromal Katibin (atlet panjat tebing) yang juga pemecah rekor dunia untuk kelas panjat cepat, Safira Dwi Meilani (atlet pencak silat), Suryo Nugroho (atlet para badminton), dan Famini (atlet para atletik).

“Ini penting untuk memperhatikan kawan-kawan atlet kita karena mereka sudah memberikan prestasi, mereka kebanggaan, masak tidak ada reward. Itu yang penting,” kata Ganjar.

Dari sisi pembinaan, Ganjar sedang menyiapkan rencana untuk menghidupkan sekolah-sekolah yang bisa menampung atlet-atlet. Sisi regulasi sedang digodok agar semuanya bisa tertampung. Namun secara prinsip semua bisa karena setiap atlet yang punya bakat perlu mendapatkan perlakuan khusus.

“Berbeda dengan yang umum ya. Maka kalau kami melihat apakah di kesenian, di olahraga, apakah di desain, mereka bisa berkompetisi tetapi harus didampingi dalam soal pendidikan. Maka saya terbuka saja sih,” ujarnya.

Ganjar juga mendorong daerah-daerah di Jawa Tengah untuk membuat dan mengembangkan sport tourism. Terkait hal ini Ganjar menitikberatkan kepada daerah yang secara berkelanjutan atau berkali-kali melaksanakan sport tourism bukan yang pernah sekali saja. Regulasi mengenai pengembangan sport tourism di daerah ini juga sedang dirancang oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Provinsi Jawa Tengah.

“Dinporapar saya minta untuk membuat regulasi setidaknya ada tiga kriteria. Apakah melaksanakan terus-menerus minimum tiga tahun berturut-turut, sehingga ini bisa dijadikan kalender event sehingga daerah itu laik untuk dijadikan daerah yang memang berkreasi untuk membuat sport tourism. Kita punya Borobudur Maraton umpama, Magelang siap, mungkin di Solo juga bisa dilakukan,” katanya.

Guna mendorong sport tourism itu, Ganjar juga memberikan penghargaan kepada lima daerah yang menjadi destinasi unggulan sport tourism. Di antaranya Kota Surakarta, Kota Semarang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Semarang. Kelima daerah itu dinilai telah mampu mengembangkan sport tourism yang berkelanjutan dengan sejumlah event digelar.ungkan, dan kita bina mereka.  Maka kita dorong mereka yang masih muda ingin menggapai cita-cita, kalau mereka juara kita kasih rekomendasi. Tadi banyak yang mau jadi TNI-POLRI, pegawai, ASN, mungkin di perusahaan kita kasihkan sehingga masa depan mereka akan jauh lebih baik,” jelanya.

Pada peringatan Haornas kal ini Ganjar memberikan penghargaan kepada atlet Jawa Tengah berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional. Mereka adalah Kiromal Katibin (atlet panjat tebing) yang juga pemecah rekor dunia untuk kelas panjat cepat, Safira Dwi Meilani (atlet pencak silat), Suryo Nugroho (atlet para badminton), dan Famini (atlet para atletik).

“Ini penting untuk memperhatikan kawan-kawan atlet kita karena mereka sudah memberikan prestasi, mereka kebanggaan, masak tidak ada reward. Itu yang penting,” kata Ganjar.

Dari sisi pembinaan, Ganjar sedang menyiapkan rencana untuk menghidupkan sekolah-sekolah yang bisa menampung atlet-atlet. Sisi regulasi sedang digodok agar semuanya bisa tertampung. Namun secara prinsip semua bisa karena setiap atlet yang punya bakat perlu mendapatkan perlakuan khusus.

“Berbeda dengan yang umum ya. Maka kalau kami melihat apakah di kesenian, di olahraga, apakah di desain, mereka bisa berkompetisi tetapi harus didampingi dalam soal pendidikan. Maka saya terbuka saja sih,” ujarnya.

Ganjar juga mendorong daerah-daerah di Jawa Tengah untuk membuat dan mengembangkan sport tourism. Terkait hal ini Ganjar menitikberatkan kepada daerah yang secara berkelanjutan atau berkali-kali melaksanakan sport tourism bukan yang pernah sekali saja. Regulasi mengenai pengembangan sport tourism di daerah ini juga sedang dirancang oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Provinsi Jawa Tengah.

“Dinporapar saya minta untuk membuat regulasi setidaknya ada tiga kriteria. Apakah melaksanakan terus-menerus minimum tiga tahun berturut-turut, sehingga ini bisa dijadikan kalender event sehingga daerah itu laik untuk dijadikan daerah yang memang berkreasi untuk membuat sport tourism. Kita punya Borobudur Maraton umpama, Magelang siap, mungkin di Solo juga bisa dilakukan,” katanya.

Guna mendorong sport tourism itu, Ganjar juga memberikan penghargaan kepada lima daerah yang menjadi destinasi unggulan sport tourism. Di antaranya Kota Surakarta, Kota Semarang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Semarang. Kelima daerah itu dinilai telah mampu mengembangkan sport tourism yang berkelanjutan dengan sejumlah event digelar.

Previous Post

Prestasi MTs Salafiyah Pati Juarai pada Cordova Olimpiade Competition

Next Post

13 Personel Baja Polres Pati 2022 Laksanakan Tradisi Pembaretan

Redaksi

Redaksi

Next Post

13 Personel Baja Polres Pati 2022 Laksanakan Tradisi Pembaretan

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

DPMPTSP Cabut Sanksi Penghentian Proyek PT Fuhua, Pembangunan Pabrik Kembali Dilanjutkan

Mei 26, 2026

Sanksi Dicabut, Proyek Pabrik PT Fuhua di Pati Kembali Berjalan dan Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Mei 26, 2026

GOW Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal di Kabupaten Pati

Mei 26, 2026

Langkah Kokoh di Balik Teralis : Bersama Kantor Wilayah dan TNI-Polri, Lapas Pati Gelar Razia Bersama

Mei 26, 2026

Recent News

DPMPTSP Cabut Sanksi Penghentian Proyek PT Fuhua, Pembangunan Pabrik Kembali Dilanjutkan

Mei 26, 2026

Sanksi Dicabut, Proyek Pabrik PT Fuhua di Pati Kembali Berjalan dan Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Mei 26, 2026

GOW Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal di Kabupaten Pati

Mei 26, 2026

Langkah Kokoh di Balik Teralis : Bersama Kantor Wilayah dan TNI-Polri, Lapas Pati Gelar Razia Bersama

Mei 26, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

DPMPTSP Cabut Sanksi Penghentian Proyek PT Fuhua, Pembangunan Pabrik Kembali Dilanjutkan

Mei 26, 2026

Sanksi Dicabut, Proyek Pabrik PT Fuhua di Pati Kembali Berjalan dan Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Mei 26, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika