Puluhan Bangunan Akibat retak dan Ambles di Dukuh Guyangan, Alami Kerugian Milyaran
PATI – NOTOPROJO.ID
Baru-baru ini terdapat fenomena tanah bergerak di Dukuh Guyangan Desa Purworejo Kecamatan Pati , Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Fenomena yang menyebabkan retakan ini terjadi pada pada hari Jum’at (06/09/2024). Kemudian mulai melebar dan merusak bangunan rumah serta ruko pada Sabtu malam (07/09/2024).
Kabid Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati Sudarno.menjelaskan Terkait kejadian retaknya rumah dan toko di dukuh guyangan desa Purworejo akibat dari normalisasi sungai Juwana.
“Saat ini ada giat dari BBWS pekerjaan Bendung Kembang Kempis dan Normalisasi sungai juana juga ada Pemasangan site pile, kemungkinan berdampak pada bangunan-banguan sepanjang sungai juana.Untuk jelasnya bisa konfirmasi sama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana,” jelas nya Senin (09/09/24) pagi.
Diketahui puluhan rumah terdampak bencana tanah bergerak di wilayah tersebut. Dan dalam beberapa hari ini berjumlah 21 Rumah.Tiga diantaranya nyaris roboh yakni dua bangunan rumah dan satu bangunan toko kaca.
Dari sekian banyak bangunan rata rata retak temboknya serta lantai rusak terbelah dan menimbulkan retakan sekitar 5-30 cm.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Sugeng Mujiono memaparkan tanah bergerak yang mengakibatkan rumah dan toko retak serta terjadi tebing ambles, di karenakan air sungai juana yg di daerah sampang sampai ke barat, kering, jadinya tanggul kanan kiri sungai rata-rata sleding atau ada penurunan.
“Seharusnya biar tebing kanan kiri aman, air sungai jangan sampai kering, harus ada air di posisi elevasi 0, untuk sebagai penahan,sedangkan yang ada sekarang posisi air ada di elevasi – 1,50m akhirnya terjadi penurunan,”jelas Sugeng Mujiono melalui telephone selular. Senin(09/09/24)Pagi
Selain itu dia menduga gerakan tanah yang terjadi berbentuk retakan-retakan. Yang mana retakan tersebut menyerupai likuifaksi, di mana terjadi akibat tarikan sungai.
Untuk diketahui dengan retaknya bangunan rumah dan toko di Dukuh Guyangan ,kerugian ditafsir milyaran.Bangunan dan rumah toko sudah tidak bisa dipakai lagi,masyarakat yang terdampak mengharapkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk bisa membantu masalah ini.
Penulis : Heroe














