17 Kecamatan Sudah Terlayani PDAM,ini 4 Kecamatan Wilayah Yang Belom
PATI – NOTOPROJO.ID
Kebutuhan akan air bersih masih menjadi kendala masyarakat Pati sampai dengan saat ini. Hal ini dikarenakan persebaran perusahaan Daerah air minum (PDAM) masih belum merata di setiap Kecamatan. Berdasarkan data cukupan dari PDAM Pati,masih 17 kecamatan yang bisa menikmati fasilitas tersebut. Lainnya sekitar 4 Kecamatan masih mengandalkan air dari sumber yang sewaktu-waktu bisa habis dan berubah warna saat musim kemarau.
Empat kecamatan yang belum terlayani yakni di Kecamatan Dukuhseti, Kecamatan Jaken, Kecamatan Tayu dan Kecamatan Cluwak. Hal ini dikatakan Kepala PDAM Pati, Bambang Soemantri.
“Dari 21 kecamatan se- Kabupaten Pati yang baru terlayani wilayah teknis kita itu baru 17, yang belum terlayani berarti 4 itu Dukuhseti, Jaken, Tayu dan Cluwak,” jelas Bambang.
Tetapi dari 17 kecamatan yang sudah terlayani, ada dua kecamatan yang memiliki satu pelanggan, yaitu di Desa Soneyan Kecamatan Margoyoso dan Desa Tamansari Kecamatan Tlogowungu,pihaknya melanjutkan khususnya di wilayah Pati Utara memang yang menjadi pelanggan sangat minim. Pasalnya, air di daerah Utara sangat melimpah.
“Karena, wilayah yang airnya melimpah atau cekungan (wilayah cekungan air tanah) itu kan di wilayah Utara, jadi notabene Masyarakat yang khususnya tinggal di wilayah Utara itu potensi menjadi pelanggan PDAM kecil. Karena airnya melimpah. Ketersediaan airnya melimpah,” paparnya.
Di dua desa tersebut, aliran PDAM hanya mengaliri tempat pemakaman. Menurutnya, digunakan untuk bersih-bersih apabila ada orang yang meninggal. Selain itu, digunakan untuk menyirami tanah yang keras.Sementara air digunakan hanya sebatas kebutuhan tidak terlalau penting namun hanya pelengkap saja,sekedar membersihkanb diri dari aktifitas.
“Ada dua kecamatan yang pelanggannya hanya satu. Di makam, karena waktu pihak kita buat sumur ada permintaan dari pemerintah desa, yang mengeluhkan kalau pas ada orang yang meninggal,mereka kesulitan dalam mencuci kaki tangan sekedar bersih-bersih.,” jelasnya.
Ditambahkan bambang,selain dua kecamatan tersebut, ada juga Kecamatan lainnya mempunyai pelanggan kurang lebih 200.
“Karena wilayahnya tadi 17, artinya yang 15 otomatis pelanggannya katakanlah lebih dari 200, kalau ini dua kecamatan pelanggannya hanya satu-satu. Karena, bentuk CSR kita,” pungkasnya.(*)
Editor : Agus suprianto














