125 Medali Jadi Bukti Perjuangan! Pati Bertengger di Enam Besar Porprov Jateng 2026
PATI – NOTOPROJO.ID
Kontingen Kabupaten Pati menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 Semarang Raya. Pati berhasil mengakhiri kompetisi dengan menempati peringkat keenam dari 35 kabupaten/kota peserta, dengan raihan total 125 medali.
Berdasarkan klasemen akhir perolehan medali per 31 Oktober 2026 pukul 18.32 WIB, kontingen Pati berhasil mengumpulkan 35 medali emas, 40 perak, dan 50 perunggu.
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Pati di posisi keenam, berada di bawah Kabupaten Banyumas yang mengoleksi 156 medali. Sementara posisi pertama ditempati Kota Semarang dengan 410 medali, disusul Kota Surakarta dengan 221 medali dan Kota Salatiga dengan 144 medali.
Meski belum berhasil menembus lima besar, raihan 125 medali menjadi gambaran perjuangan panjang para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah membawa nama Kabupaten Pati dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, serta ofisial kontingen Pati atas dedikasi dan perjuangan mereka selama mengikuti Porprov Jawa Tengah 2026.
Menurut Chandra, prestasi yang diraih bukan sekadar angka dalam klasemen medali, melainkan buah dari kerja keras, kedisiplinan, semangat juang, dan kebersamaan seluruh elemen olahraga di Kabupaten Pati.
Ia berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian saat ini. Sebaliknya, hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang.
“Jangan pernah merasa puas dengan apa yang sudah diraih hari ini. Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan jangan takut menghadapi tantangan. Kekalahan bukan akhir dari segalanya, tetapi menjadi bagian dari proses untuk meraih kemenangan yang lebih besar,” pesan Chandra.Minggu (01/11/26)
Ia juga memberikan motivasi kepada atlet yang belum berhasil membawa pulang medali agar tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi selama tetap memiliki semangat serta kemauan untuk terus berlatih.
“Bagi yang sudah meraih medali, jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk melangkah lebih tinggi. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kesempatan berikutnya masih terbuka. Kalian semua adalah kebanggaan masyarakat Pati,” ungkapnya.
Chandra berharap capaian Porprov XVII/2026 dapat menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan pembinaan olahraga di Kabupaten Pati. Peningkatan kualitas atlet, regenerasi pemain, pembinaan usia dini, serta dukungan terhadap sarana dan prasarana olahraga dinilai penting untuk mempersiapkan kompetisi berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak hanya ditentukan oleh perolehan medali, tetapi juga proses pembinaan yang berkelanjutan dan kemampuan melahirkan atlet-atlet potensial.
Dengan raihan 35 emas, 40 perak, dan 50 perunggu, Pati telah menunjukkan daya saingnya di tingkat Jawa Tengah. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan capaian tersebut sekaligus meningkatkan prestasi agar mampu bersaing lebih kuat pada Porprov mendatang.
Medali boleh menjadi ukuran prestasi, tetapi semangat pantang menyerah adalah modal utama untuk melahirkan juara. Terus berjuang, terus berprestasi, dan harumkan nama Kabupaten Pati.Pesan motivasi yang diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh insan olahraga di Kabupaten Pati.
Penulis : Heroe













