Setelah Dikeluhkan Masyarakat, RSUD Rembang Perluas Area Parkir
REMBANG – NOTOPROJO.ID
Keluhan masyarakat terkait keterbatasan lahan parkir di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang akhirnya ditindaklanjuti. Manajemen rumah sakit menyewa lahan seluas 2.600 meter persegi di sisi selatan rumah sakit untuk menambah kapasitas parkir kendaraan pasien dan pengunjung.
Langkah tersebut dilakukan menyusul tingginya aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan keterbatasan area parkir di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.
Direktur Utama RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dr. Samsul Anwar, mengatakan lahan di sisi selatan rumah sakit telah dimanfaatkan sebagai area parkir. Manajemen juga menyewa lahan tambahan di sebelah barat bengkel mobil untuk memperluas daya tampung kendaraan.
“Kita menyewa, karena tidak dijual, seluas 2.600 meter persegi dan sebelah baratnya juga kita sewa selama lima tahun. Karena aspirasi masyarakat yang sangat tinggi sekali tentang parkiran rumah sakit,” kata Samsul saat ditemui di sela-sela kegiatan penilaian akreditasi rumah sakit, Rabu (14/10/2026).
Sebelumnya, pengelolaan area parkir di sebelah barat rumah sakit dilakukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa Kabongan Kidul.
Penambahan lahan parkir ini menjadi salah satu upaya manajemen untuk menjawab keluhan masyarakat sekaligus memperbaiki kenyamanan pelayanan. Sebab, akses dan ketersediaan tempat parkir merupakan bagian penting dari pengalaman pasien dan keluarga ketika mengakses layanan kesehatan.
Bupati Rembang Harno mengapresiasi langkah manajemen rumah sakit yang menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut. Ia mengakui, area parkir selama ini menjadi salah satu aspek yang perlu dibenahi.
“Selama ini yang perlu pembenahan memang parkiran. Tapi alhamdulillah masalah parkiran selesai dengan tempat lain,” ujar Harno.
Dengan penambahan lahan tersebut, RSUD dr. R. Soetrasno diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan dan memberikan kenyamanan lebih baik bagi pasien, keluarga pasien, serta pengunjung.
Meski demikian, efektivitas penambahan lahan parkir tersebut akan terlihat dari kemampuannya menjawab persoalan di lapangan, terutama saat jumlah pasien dan pengunjung meningkat. Pembenahan tidak cukup berhenti pada penyediaan lahan, tetapi juga perlu diikuti pengaturan kendaraan yang tertib agar akses menuju layanan kesehatan tidak terganggu.
Reporter: Cholil













